Dear Faris

Dear Faris
Buku Terbaru

New Catatan Hati Sang Guru

New Catatan Hati Sang Guru
New CHSG

Blog Archive

Kategori

Powered by Blogger.

Followers

Warung Blogger

Warung Blogger
Yuk Ngopi Bareng

Total Pageviews

Posted by : Arian Sahidi November 05, 2011

Pengajaran pada dasarnya merupakan suatu proses terjadinya interaksi antara guru dengan siswa melalui kegiatan terpadu dari dua bentuk kegiatan, yakni kegiatan belajar siswa dengan kegiatan mengajar guru. Belajar pada hakikatnya adalah proses perubahan tingkah laku yang disadari. Mengajar pada hakikatnya adalah usaha yang direncanakan melalui pengaturan dan penyediaan kondisi yang memungkinkan siswa melakukan berbagai kegiatan belajar sebaik mungkin.

Untuk mencapai interaksi belajar mengajar sudah barang tentu adanya komunikasi yang jelas antara guru (pengajar) dengan siswa (pelajar) sehingga terpadunya dua kegiatan yakni kegiatan mengajar (usaha guru) dengan kegiatan belajar (tugas siswa) yang berdaya guna dalam mencapai pengajaran. Sering kita jumpai kegagalan pengajaran disebabkan lemahnya sistem komunikasi, untuk itulah guru perlu mengembangkan pola komunikasi yang efektif dalam proses belajar mengajar. Ada tiga pola komunikasi yang dapat digunakan untuk mengembangkan interaksi dinamis antara guru dengan siswa yaitu:

Komunikasi sebagai aksi atau komunikasi satu arah.

Dalam komunikasi ini guru berperan sebagai pemberi aksi dan siswa sebagai penerima aksi misalnya guru menerangkan pelajaran dengan menggunakan metode ceramah, sementara siswa mendengarkan keterangan dari guru tersebut.

Komunikasi sebagai interaksi atau komunikasi dua arah.

Pada Komunikasi ini guru dan siswa dapat berperan sama, yakni pemberi aksi dan penerima aksi sehingga keduanya dapat saling memberi dan menerima. Misalnya setelah guru memberi penjelasan pelajaran kepada siswanya, kemudian guru memberi pertanyaan kepada siswanya dan siswa menjawab pertanyaan tersebut.

Komunikasi banyak arah atau komunikasi sebagai transaksi.

Yakni komunikasi yang tidak hanya melibatkan interaksi dinamis antara guru dengan siswa tetapi juga melibatkan interaksi dinamis antara siswa yang satu dengan siswa yang lainnya. Misalnya guru mengadakan diskusi dalam kelas.

Dengan adanya tiga pola komunikasi yang jelas dari komunikator kepada komunikan diharapkan dapat memperlancar proses kegiatan belajar mengajar secara efektif dan efisien.
Komunikasi sangat berperan, karena dalam proses belajar terdapat unsur yang saling mempengaruhi. Dengan komunikasi, proses perubahan tingkah laku akan terjadi  dari tidak tahu menjadi tahu, dan tidak paham menjadi paham. Dengan demikian komunikasi dapat menimbulkan efek sesuai dengan tujuan yang diharapkan, yaitu menumbuhkan motivasi belajar siswa sehingga prestasi siswa akan menjadi baik.

Untuk mengembangkan kemandirian siswa, diperlukan suatu kondisi yang memungkinkan siswa belajar secara efektif semakin banyak siswa melakukan komunikasi maka semakin dalam pengetahuannya. Semakin banyak siswa melakukan komunikasi, maka kecakapan dan pengetahuan yang dimilikinya dapat semakin dikuasai dan semakin mendalam, karena komunikasi yang telah dilakukan akan membawa ke tingkat yang lebih baik.

Berdasarkan pemikiran di atas jelaslah bahwa motivasi belajar mempunyai hubungan yang erat dengan komunikasi yang dilakukan guru. Dengan demikian secara kronologi dapat dikatakan bahwa kreativitas komunikasi yang diberikan guru terhadap muridnya akan menjadikan semangat siswa dalam belajar  tinggi sehingga akhirnya akan mempengaruhi hasil belajar yang baik pula.

6 Responses so far.

Leave a Reply

Jangan Lupa Tinggalkan Komentarnya Gan

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Arian's Blog - Simple is beauty - Powered by Blogger - Redesign By YBC(Yahya's Blog Community) - Designed by Johanes Djogan -