December 24, 2015

Jalan-jalan Jomblo di Coban Rondo

Sejak sibuk dengan yang namanya Thesis, saya itu rada kurang banget piknik, ditambah lagi menjelang melepas masa lajang, saya nggak boleh terlalu sering panas-panasan di pantai seperti sebelumnya, biar nggak gosong-gosong amat pas pernikahan nanti. Hahaha. Ini lebay pake banget. Memang sayanya yang lagi rada malas gerak dari kondisi perfect di kosan. Biasalah, jomblo macam saya ini kalo lagi datang malasnya, kosan menjadi persembunyian terindah. Boro-boro mau jalan-jalan, masak aja udah nggak pernah, udah ogah megang alat masak haha.
Jomblo
Kebetulan Tomas, teman saya asal Czech Republic sedang berkunjung ke Malang, masa saya suruh dia guling-guling di kasur sepanjang hari, tuan rumah macam apa saya kalo begitu. Saya juga nggak mungkin nyuruh dia ngepel, cuci piring, apalagi nyuruh nyuci baju dan setrika, saya tidak sejahat itu saudara-saudara. Makanya, hari ini saya ajak ke Coban Rondo. Saya rasa tidak perlu saya jelaskan mengapa tempat ini dinamakan Coban Rondo, udah mainstream banget penjelasan beginian (emang lagi malas aja ngetik panjang lebar).
Biasanya saya menikmati air terjun dari bawah, tempat dimana para pengunjung asik berfoto ria bersama orang-orang terkasih, kami memilih untuk naek ke bukit yang mengelilingi air terjun. Bosan melihat keindahan air terjun dari bawah, saya jadi penasaran bagaimana keindahannya dari atas, sukur-sukur bisa terjun bebas dari ketinggian (ya, kali aja gue berani). Setelah sempat potret beberapa kali, kami pun memutuskan naek ke atas. Berhubung baru saja hujan, jalanan licin banget menuju puncak bukit. Cukup membuat jomblo seperti saya ini ngos-ngosan ganteng menuju puncak haha. Inilah mengapa saya itu nggak terlalu suka menuju puncak, karena memang cepat banget ngos-ngosan, saya itu cuma semangat kalo disuruh ketemu pak KUA saja, kalo ini saya rela, deh, capek-capek, asal disegerakan. Lol.
Ini bukan pilkada :p
Di perjalanan, Tomas mendengar suara menakutkan, konon katanya suara ular, dan saya cuek saja, terus melanjutkan perjalanan menuju puncak. Tomas manggil, nyuruh saya mencoba mendengar suara aneh yang serem itu, saya coba menghampirinya, tapi saya tidak mampu mendengar suara hatinya (eh salah fokus), maksudnya saya nggak mendengar apa-apa, jadi, ya, masih berlagak cuek, sambil menikmati keindahan jalan menuju puncak. Tomas masih sibuk dengan suara-suara yang dia dengar.
Setelah sampai di posisi keren untuk menikmati keindahan alam Coban Rondo dari atas, saya pun termangu, beberapa kali mengucap syukur kepada Tuhan, sudah memberikan saya kesempatan menikmati keindahan hamparan alam yang begitu indah. Saya pun menyadari, mengapa banyak orang yang rela bersusah payah mendaki puncak, demi keindahan yang menakjubkan dari ketinggian. It was awesome. Berhubung saya tidak membawa kamera, maka tentu saja Tomas yang menjadi tukang foto gratisan buat saya hehe.
Tomas
Coban Rondo dari puncak memang terlihat lebih menawan dan menakjubkan, berbeda banget jika hanya dilihat dari bawah. Keindahan dari atas ini bener-bener membuat saya takjub. Coban Rondo dikelilingi keindahan alam raya yang menyejukkan. Dari atas, saya bisa melihat keindahan pepohonan yang menjulang, para petani yang sedang berada di ladang mereka, dan keindahan lain yang tak bisa saya jelaskan dengan kata-kata (aihh dalemm ini). Perjuangan menuju puncak memang rada-rada melelahkan, apalagi tadi pas saya sedang puasa (biar dibilang anak shaleh ini namanya, sok pamer haha). Meski capek, semua terbayar kok dengan keindahan yang didapat setelah berada di ketinggian.
Jadi, kalo sedang berkunjung ke Malang atau Batu, Coban Rondo bisa dijadikan salah satu tempat untuk berlibur, melepas penat kerjaan dengan kepenatan yang lain alias jalan-jalan. Terutama buat kamu yang suka dengan yang bernuansa alam, maka tempat ini bisa menjadi pilihan. Dari Malang silahkan arahkan kendaraanmu menuju Batu, ketemu Alun-alun tinggal lurus aja, sampai nanti ketemu patung sapi, belok kiri. Tiket masuk buat turis lokal cuma 15.000, (tapi saya nggak pernah bayar karena udah kenal sama penjaganya haha), kalo buat turis asing 25.000, kemudian bayar parkir 2.000. Di Coban Rondo juga bisa dijadikan tempat untuk berkemah, merasakan embusan udara yang sejuk, mendengar kicauan  burung-burung yang terbang di alam bebas, dan tentu saja akan membuatmu semakin bersyukur dengan keindahan alam raya yang terbentang luas di negeri tercinta Indonesia.

Abaikan judul tulisan di atas, ya, biasalah, bawaan pengen segera menikah ya gini. Haha.

December 18, 2015

16 Website Belajar Bahasa Arab Online

Saat ini, rasanya mau belajar apapun terasa lebih mudah. Saya termasuk orang yang suka belajar otodidak. Saya belajar bahasa Inggris otodidak. Pernah ikut les beberapa kali dan masih merasa tidak begitu memberi dampak pada kemampuan saya dalam berbahasa Inggris, saya merasa lebih nyambung ketika belajar bahasa Inggris secara online, memanfaatkan beberapa situs yang cukup membantu saya dalam mempelajari bahasa Inggris.
Selain bahasa Inggris, saya juga belajar bahasa Rusia dan juga bahasa Arab. Semuanya otodidak. Nah, jika kita mau memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini, belajar bahasa memang menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Kali ini kita akan membahas bahasa Arab. Bahasa Arab menjadi salah satu bahasa yang sangat ingin saya kuasai, makanya saya berusaha belajar sebaik dan seefektif mungkin. Bahasa Arab menjadi penting bagi umat Islam karena bahasa Arab yang digunakan oleh dua sumber utama ajaran Islam yaitu Al-Qur’an dan Sunnah. Ketika seorang muslim menguasai bahasa Arab, maka tentu saja akan menjadi lebih mudah baginya memahami ajaran agama yang selama ini dianutnya.
Pentingnya mempelajari bahasa Arab mungkin tidak semuanya dirasakan oleh tiap umat Islam, karena selama ini di sekolah-sekolah, bahasa Arab diajarkan dengan cara yang tidak menarik, kurang strategi, dan kompetensi guru bahasa Arab yang masih jauh dari kata “Profesional” dalam bidangnya. Banyak Guru bahasa Arab yang tidak bisa menulis dengan baik, tidak bisa berbicara dengan lancar alias terbata-bata ketika berbicara dengan bahasa Arab. Permasalahan-permasalahan ini tentu saja menjadikan bahasa Arab menjadi pelajaran yang tidak menarik.
Selain itu, lulusan-lulusan sarjana Pendidikan Bahasa Arab pun tidak menjamin memiliki kemampuan yang baik dalam bahasa Arab, tidak sedikit lulusan Pendidikan Bahasa Arab yang sangat pasif dalam berbicara. Memang tidak mudah untuk  menguasai kemampuan dalam berbicara, menulis, dan mendengarkan dalam bahasa Arab, akan tetapi setidaknya lulusan Pendidikan Bahasa Arab memiliki kemampuan yang mencukupi dalam bahasa Arab, tidak hanya sekadar bisa percakapan sehari-hari, karena kadang banyak yang menganggap bahwa jika bisa percakapan sehari-hari saja sudah dirasa cukup, padahal bahasa tidak hanya sekadar kemampuan berbahasa sehari-hari. Ketika seseorang memilih menjadi seorang akademisi, maka penguasaan kosa kata bahasa Arabnya tentu saja dituntut untuk lebih banyak dan lebih sulit.
Oleh karena itulah, belajar bahasa Arab tidak bisa sekadar mengandalkan apa yang dipelajari di kelas-kelas saja, namun harus lebih dari itu. Kita harus memanfaatkan teknologi untuk menguasai bahasa Arab dengan baik. Jika ingin berbicara layaknya orang Arab, maka sering-seringlah mendengar native speaker yang berasal dari Arab, sehingga kamu akan menguasai bahasa Arab dengan rasa Arab, bukan bahasa Arab dengan rasa Jawa, Madura, Bandung, dsb hehe, kan jadi lebih keren kalo bicara bahasa Arabnya seperti native speaker. Saya pribadi suka banget mendengar berita berbahasa Arab. Saya merasa keren aja, gitu, kalo seandainya nanti bisa berbicara bahasa Arab dengan rasa Arab hehe. Aminin, ya.
Baiklah, ini sudah kebanyakan pembukaannya. Sekarang saya akan share 16 website yang bisa kamu gunakan untuk belajar bahasa Arab secara online, jadi jangan cuma membuka social media doang, atau maen game terus. Hidup ini terlalu indah jika waktumu habis untuk hal-hal yang tidak berguna.
Berikut ini 4 channel di youtube yang paling sering saya buka. Saya suka mendengar berita-berita berbahasa arab melalui 4 channel berikut. Saya juga suka melihat video dokumentar al jazeera.


Selamat belajar.

December 16, 2015

Mengelola Emosi

Dalam kehidupan sehari-hari, kita disuguhi permasalahan yang beraneka ragam. Jika kita tidak bisa mengelola emosi degan baik, ini bisa berbahaya. Coba perhatikan di layar kaca, banyak orang yang masuk bui hanya karena tidak bisa mengelola emosi dengan baik, marah-marah karena permasalahan sepele. Banyak yang berantem, saling pukul, bahkan terjadi tindak kriminal hanya karena tidak bisa mengelola emosi dengan baik. Kekerasan di rumah tangga pun banyak dikarenakan tidak bisa mengelola emosi dengan baik.
Sebenarnya apa yang dimaksud dengan emosi? Kata emosi berasal dari bahasa latin, yaitu emovere, yang berarti bergerak menjauh. Arti kata ini menyiratkan bahwa kecenderungan bertindak merupakan hal mutlak dalam emosi. Menurut Daniel Goleman emosi merujuk pada suatu perasaan dan pikiran yang khas, suatu keadaan biologis dan psikologis dan serangkaian kecenderungan untuk bertindak. Emosi pada dasarnya adalah dorongan untuk bertindak.
Chaplin merumuskan emosi sebagai suatu keadaan yang terangsang dari organisme mencakup perubahan-perubahan yang disadari, yang mendalam sifatnya, dan perubahan perilaku. Emosi cenderung terjadi dalam kaitannya dengan perilaku yang mengarah (approach) atau menyingkir (avoidance) terhadap sesuatu. Perilaku tersebut pada umumnya disertai adanya ekspresi kejasmanian sehingga orang lain dapat mengetahui bahwa seseorang sedang mengalami emosi. Jika seseorang mengalami ketakutan mukanya menjadi pucat, jantungnya berdebar-debar, jadi adanya perubahan-perubahan kejasmanian sebagai rangkaian dari emosi yang dialami oleh individu yang bersangkutan.
Biasanya emosi merupakan reaksi terhadap rangsangan dari luar dan dalam diri individu. Sebagai contoh emosi gembira mendorong perubahan suasana hati seseorang, sehingga secara fisiologi terlihat tertawa, emosi sedih mendorong seseorang berperilaku menangis.
Emosi berkaitan dengan perubahan fisiologis dan berbagai pikiran. Jadi, emosi merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia, karena emosi dapat merupakan motivator perilaku dalam arti meningkatkan, tapi juga dapat mengganggu perilaku intensional manusia.
Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Pengertian Emosi adalah suatu perasaan (afek) yang mendorong individu untuk merespon atau bertingkah laku terhadap stimulus, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar dirinya.
Beberapa tokoh mengemukakan tentang macam-macam emosi, antara lain Descrates. Menurut Descrates, emosi terbagi atas : Desire (hasrat), hate (benci), Sorrow (sedih/duka), Wonder (heran), Love (cinta) dan Joy (kegembiraan). Sedangkan JB Watson mengemukakan tiga macam emosi, yaitu : fear (ketakutan), Rage (kemarahan), Love (cinta).
Salah satu bagian dari emosi adalah hate (benci) yang bisa menimbulkan kemarahan tak terkendali. Dulu, zaman masih menjadi siswa di sekolah menengat atas, saya meyakini bahwa ketika orang marah, maka salah satu cara menghadapinya adalah dengan melakukan hal yang sama, yaitu marah. Ketika menjadi mahasiswa, perlahan kepercayaan saya akan hal itu semakin memudar, saya semakin bisa mengontrol emosi saya ketika berhadapan dengan orang-orang yang marah melua-luap. Ketika menjadi seorang Guru, saya semakin memahami bagaimana mengelola emosi, bagaimana merespon suatu perlakuan yang tidak mengenakkan dengan cara yang santun dan bisa diterima oleh anak didik saya. Saya jadi lebih santai dalam menghadapi berbagai stimulus yang datang dari dalam maupun luar diri saya.
Ketika seseorang marah-marah dikarenakan emosinya yang tidak terbendung, yang disebabkan oleh suatu stimulus yang tidak bisa ia terima, sebenarnya ia sedang menunjukkan kualitas dirinya yang sesungguhnya. Ketika seseorang marah di hadapan anak-anaknya, secara tidak langsung anak-anak akan memandang bahwa marah adalah cara menyelesaikan suatu persoalan, dan tentu saja ini bukanlah sebuah cara menyelesaikan permasalahan. Seorang bos marah di hadapan seluruh karyawannya hanya karena kesalahan perorangan, ini menjelaskan bagaimana seorang atasan merespon terhadap stimulus yang datang dan ini tentu saja tidak baik untuk ditiru. Ketika seseorang marah dan kamu pun ikut marah, maka secara tidak langsung kamu sudah menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara kamu dan dia, kalian sama-sama pemarah. Berbeda ketika seseorang marah dan kamu bisa merespon dengan baik, tidak terbawa emosi, maka kamu berada di tingkat lebih di atas dia. Marah dan tegas memiliki makna yang berbeda, ketika seseorang tegas, kata-katanya masih terkontrol dengan baik, berbeda dengan marah yang meluap-luap yang kadang disertai dengan ucapan-ucapan yang tidak patut untuk diucapkan.
Suatu ketika, ketika sedang diskusi di kelas, seseorang bertanya tentang bagaimana cara saya bisa akrab dengan anak-anak di kelas? Kemudian dengan santai saya jawab “kenali mereka dengan baik.” Pertanyaan selanjutnya, “bagaimana menghadapi anak-anak yang emosinya meluap-luap?” saya jawab, “Respon dengan lembut, baik dan tegas”. Kemudian ada komentar dari seorang teman bahwa “marah di hadapan anak-anak sudah terbukti bisa membuat kelas kondusif. Jadi tidak mengapa marah di hadapan anak-anak.” Saya bingung, penelitian mana yang ia maksud. Saya kemudian merespon, “Jangan pernah marah di hadapan anak-anak, ketika memang ada anak yang bersikap tidak sepatutnya, ajak dia bicara diluar kelas, jangan sampai gara-gara satu anak suasana kelas yang tadinya positif menjadi negatif.”
Apapun profesi kita, sepatutnya kita bisa mengelola emosi dengan baik, bukan? Kita harus belajar bagaimana merespon suatu perlakuan. Jika terlanjur marah, banyak cara sebenarnya untuk mengontrol kemarahan itu. Pesan Nabi, jika kamu marah, maka berwudhulah. Sudah wudhu padahal masih marah juga, maka berbaringlah. Kegiatan ini tentu mencoba untuk memberikan ketenangan, sehingga kita dapat berfikir lebih tenang dan jernih. Berfikir tentang mengapa saya marah? Apa yang menyebabkan kemarahan ini? Bagaimana mengelola kemarahan ini menjadi sesuatu yang positif? Menelusuri dan menemukan jawaban atas pertanyaan itu, sejenak membuat kita bisa mengendalikan kemarahan. Jika kita tidak mampu mengendalikan kemarahan dan berbuat diluar kendali diri, inilah kondisi yang dinamakan “pembajakan emosi”.
Pembajakan emosi adalah ketika emosi yang datang kerena ada stimulus luar yang masuk, merespon kita untuk bertindak tanpa berpikir. Dalam kerangka alur kerja di otak kita itu artinya stimulus masuk ke thalamus (pengaturan) masuk ke amigdala tanpa melalui korteks. Inilah yang terjadi ketika kemarahan tidak terkendali dan merugikan diri sendiri pastinya dan juga orang lain. Agar tidak terjadi pembajakan emosi, tentu memberikan kesempatan korteks (otak berpikir) untuk memikirkan emosi apa yang sedang kita rasakan, apa sebabnya, dan apa yang sebaiknya dilakukan. Dengan begitu kita dapat marah pada tempatnya. Ya begitulah mengelola emosi yang elok.

Mari belajar mengelola emosi J

December 09, 2015

6 Hal Yang Seharusnya Kamu Tahu Sebelum Menjadi Guru

Hi, kamu sedang kuliah dan bercita-cita ingin menjadi seorang Guru? Ada baiknya kamu mengetahui beberapa hal berikut. Beberapa hal berikut bisa menjadi pengetahuan tambahan dan sebagai pertimbangan sebelum memutuskan menjadi Guru. Guru adalah profesi mulia, tidak semua orang siap menjalankan amanah besar ini. Saya termasuk seorang Guru yang sangat bahagia dengan pekerjaan saya. Bertemu dengan anak-anak didik saya sangat memberi dampak positif dalam kehidupan saya. Saya banyak belajar setelah menjadi Guru. Pengetahuan yang saya dapat ketika kuliah, ternyata tidak cukup menjadi bekal untuk menjadi seorang Guru. Berikut ini ada beberapa hal yang seharusnya kamu ketahui sebelum memutuskan menjadi seorang Guru.
Memahami Peserta Didik Membutuhkan Waktu
Jika kamu seperti saya, satu dekade lebih tua dari murid-muridmu, kamu memerlukan waktu untuk melakukan research terhadap setiap murid yang berada di kelasmu. Jangan hanya fokus pada apa yang sudah mereka pelajari saja, akan tetapi cobalah untuk memahami apa yang mereka pelajari di luar sekolah, program TV apa yang mereka tonton? Apa yang suka mereka baca? Musik apa yang mereka sukai? Kamu bisa menanyakan informasi ini dan informasi yang lain dengan cara sederhana atau bisa juga sambil mengajak mereka bermain game.
Memahami anak-anak didik secara menyeluruh akan membantumu lebih dekat dengan mereka. Saya pribadi, mewajibkan diri untuk berkunjung ke rumah seluruh anak-anak yang berada di kelas yang saya ampu. Dengan demikian, saya bisa memahami bagaimana latar belakang keluarga anak-anak yang ada di kelas, dan ini sangat membantu saya memahami mereka lebih utuh, sehingga bisa menemukan bagaimana cara terbaik mengajar anak-anak. So, take your times to know all about your students.
Bekerjasama Dengan Wali Murid Itu Tidak Mudah
Pelatihan-pelatihan keguruan tidak banyak menyinggung bagaimana cara terbaik seorang Guru bekerjasama dengan wali murid, padahal ini adalah bagian yang sangat krusial yang seharusnya dipahami oleh seorang Guru. Tahun pertama saya mengajar, saya pernah menghadapi wali murid yang berteriak kepada saya, menangis di hadapan saya, bahkan menjadi seorang stalker di seluruh jejaring sosial yang saya miliki. Memulai kedekatan dengan wali murid di tahun-tahun pertama memerlukan perjuangan yang tidak mudah. Ada tahun dimana saya sama sekali tidak memiliki masalah dengan para wali murid, ada tahun dimana terlihat jelas banyak hal yang memerlukan perhatian super ekstra dengan para wali murid.
Bekerjasama dengan wali murid memang berat, akan tetapi bukan berarti ini tidak bisa dilakukan. Salah satu pengalaman yang menurut saya paling berat adalah seorang wali murid yang tidak pernah menyadari bahwa saya sangat peduli dengan anaknya, kepedulian saya dengan anaknya sama dengan bagaimana kepeduliannya terhadap si anak. Dia selalu membandingkan kepedulian saya dengan anak-anak yang lain, menganggap saya tidak peduli, padahal saya sangat care dengan anaknya. Ini memerlukan penjelasan ekstra hingga akhirnya bisa menjalin kedekatan yang lebih baik, lebih kompak dalam mendidik anak antara guru dan orangtua. Jadi, be patient on this.
Kepada Sekolah Bisa Menjadi Teman Atau Musuhmu
Setiap sekolah dipimpin oleh kepala sekolah. Semestinya, guru yang bekerja dengan baik tentu akan mendapatkan penghargaan dan hormat dari kepada sekolah. Meski demikian, dunia ternyata tidak sesempurna yang kamu bayangkan. Para kepada sekolah,  laiknya seperti kita, mereka memeiliki keunikan tersendiri. Setiap kepada sekolah memiliki cara unik tersendiri untuk mengukur kesuksesan seorang guru, dan ini sangat penting untuk bisa dipahami sebelum kamu menjadi seorang Guru.
Untuk Bisa Dihormati Anak-anak Memerlukan Waktu
Saya ingat hari pertama ketika saya menjadi guru, umur saya masih 21 tahun, hanya berbeda beberapa tahun dengan murid-murid saya, bahkan nyaris sama tinggi dengan anak-anak didik saya. Saya berusaha untuk tampil seperti orang tua, biar anak-anak melihat saya dengan serius dan menghormati saya. Saya berpenampilan layaknya bapak-bapak dan bertanya ke beberapa teman “Do I look like a teacher?” meski sudah berusaha tampil TUA, tapi tetap saja masih terlihat seperti anak SMA.
Hingga akhirnya saya menyadari bahwa dihormati oleh anak-anak didik saya tidak ada hubungannya dengan my appearance. Sejak hari pertama menjadi Guru haruslah bersikap sebagai seorang Guru. It’s about being consistent, fair, and dependable as a teacher. Once you’ve earned their respect, all the hard work you’ve put into being someone they can respect is totally worth it.
Catatan Ungkapan Terimakasih dari Anak Didik Maupun Orang Tua Lebih berarti Dari Hadiah Apapun
Hal yang menjadi favorit saya adalah ketika mendapatkan catatan tulis tangan, ucapan terimakasih dari anak-anak maupun orang tua. Salah satu yang menjadi favorit saya adalah catatan dari seorang wali murid yang mengirimi saya catatan dalam bentuk tulisan tangan, dia menjelaskan betapa dia senang melihat kepedulian saya dengan anaknya, betapa senang anaknya belajar di kelas saya. Ini bukanlah barang mewah, tapi ini ditulis dengan tulisan tangan dan ini jujur. Bagian paling kerennya, dia menulis itu beberapa bulan setelah anak-anak lulus dari sekolah. Ini merupakan hadiah yang priceless- the best kind of evaluation of my work.
Setiap Anak Itu Istimewa
Setiap anak memiliki memiliki keunikan dan talenta tersendiri. Dari hari pertama tahun ajaran sampai akhir tahun sekolah, ini merupakan hal yang sangat menyenangkan melihat anak-anak tumbuh. Setiap tahun saya ditugaskan di kelas yang berbeda dengan anak-anak yang berbeda pula, ini merupakan sebuah pertualangan yang berbeda dari tahun ke tahun. Memahami bahwa setiap anak adalah istimewa menjadi sangat penting bagi seorang Guru, jangan pernah membandingkan anak yang satu dengan anak yang lainnya, karena tidak ada orang yang suka dibandingkan, bukan? Maka Guru harus memahami keunikan setiap anak-anak.

Itulah beberapa hal yang seharusnya kamu ketahui sebelum menjadi Guru. Selamat berjuang demi anak-anak Negeri. Semoga kebaikan selalu menyertai seluruh Guru di Negeri ini. Salam Hormat saya untuk seluruh Guru yang memiliki dedikasi tinggi mendidik generasi penerus bangsa ini.

December 08, 2015

Tips Aman Menggunakan Couchsurfing

Hi, kali ini saya akan menulis tentang Couchsurfing, if you are a traveller and you don’t know about couchsurfing, itu tandanya kamu belum benar-benar gaul dengan dunia travelling *dijitak*. Sedikit info, couchsurfing adalah website yang bisa kita gunakan untuk bisa berhubung dengan para traveller dari seluruh penjuru dunia. Coushsurfing memiliki anggota seabrek yang bisa kita akses dengan mudah. Dengan couchsurfing, kamu bisa menjadi host, yaitu menyediakan tempat tinggal bagi para traveller yang sedang berkunjung ke kota tempatmu tinggal. Saya pribadi, sudah pernah menjadi host lebih dari 15 kali, baik para traveller dari dalam maupun dari luar negeri. Ini pengalaman yang sangat menyenangkan bagi saya, menjadi tuan rumah bagi sesama penyuka jalan-jalan.
Menggunakan couchsurfing berarti kita bisa jalan-jalan ke suatu tempat tanpa perlu stay di hostel atau hotel. Kita bisa menggunakan couchsurfing untuk mencari seseorang yang akan menjadi host kita selama berkunjung ke suatu tempat. Stay with locals and make travel friends adalah tagline yang digunakan oleh couchsurfing. Tinggal bersama penduduk lokal tentu saja menjadi pilihan yang baik, bukan? Mereka tentu lebih mengerti tentang daerah yang kita kunjungi. Kita bisa mendapatkan guide yang benar-benar paham tempat-tempat yang nantinya akan kita kunjungi. Dengan tinggal bersama Couchsurfer yang berada di daerah yang kita kunjungi, itu artinya kita sudah membuat pertemanan dengan penduduk lokal. Dan tentu saja ini bisa menghemat biaya akomodasi, bukan? Setidaknya kita tidak perlu membayar hostel/hotel sebagai tempat tinggal. Sukur-sukur kita bisa diajak keliling kota yang kita kunjungi. Saya pribadi, sudah diterima sebagai tamu saja sudah senang, kalo masalah jalan-jalan saya bisa sendiri, tidak mesti ditemani oleh host.
Saya mendapat banyak sekali teman dengan menjadi host melalui couchsurfing. Saya juga mendapat pengalaman luar biasa ketika jalan-jalan ke daerah-daerah  yang pernah saya kunjungi. Couchsurfing sangat membantu saya dalam menjelajah. Banyak teman yang bertanya kepada saya, apakah aman jalan-jalan kemudian stay dengan orang lokal yang kamu kenal dari Couchsurfing? Karena ada saja pemberitaan tentang orang-orang yang mendapatkan pengalaman tidak mengenakkan ketika menggunakan couchsurfing. Berikut 3 tips aman menggunakan couchsurfing:
BACA PROFILE
Ketika kamu memutuskan untuk stay with locals melalui couchsurfing, pastikan kamu membaca seluruh profile yang tertulis di couchsurfing. Take your times to read all the informations. Ini penting, dengan membaca seluruh informasi yang ada di profile, lihat foto-foto yang ada di profile, setidaknya kita bisa memahami bagaimana orang yang akan menjadi host kita nanti, setidaknya kita bisa mendapat informasi awal yang akan kita jadikan pertimbangan. Semakin detail informasi yang diberikan, maka semakin banyak informasi yang bisa kamu dapat. Lakukan research sederhana. Saya biasanya mengetik nama Couchsurfer yang saya pilih dan bersedia menjadi host saya di google. Jika dia memiliki Facebook, biasanya saya membaca informasi yang bisa saya dapat dari jejaring sosialnya. Semakin banyak informasi yang didapat, semakin meyakinkan kita ketika memutuskan untuk stay dengan dia atau tidak. Jangan abaikan ini. Read all his/her informations on profile.
BACA SEMUA REVIEW/REFERENCES
Selanjutnya, baca semua review yang ada, pastikan kamu membaca seluruh informasi dari orang-orang yang pernah stay di tempatnya. Ada orang yang memiliki references sampai 100 lebih, baca sebanyak mungkin yang kamu bisa. Pastikan bahwa semua references yang ada adalah positif. Jika ada yang negatif, baca juga, karena orang-orang pasti memiliki alasan mengapa menulis references negatif ke dia. Jadi, baca semua sebelum memutuskan untuk stay dengannya. Semakin banyak review positif dari para couchsurfer, semakin baik kualitas keamanan jika kita stay dengannya. Saya memiliki aturan, jika akan stay  with locals from couchsurfing, at least orang yang akan menjadi host saya memiliki 5 reviews. Ini menjadi patokan saya menjadikan seseorang sebagai host. Karena bisa saja orang membuat fake account kemudian menulis review positif ke akunnya, atau menyuruh temannya untuk menulis references sebanyak mungkin sehingga dia terlihat layak untuk dijadikan host. So, read all the references/reviews.
Listen To Your Heart
Yang terakhir, setelah kamu mendapatkan informasi tentang orang yang akan menjadi hostmu, selanjutnya adalah dengarkan apa kata hatimu, karena hati adalah patokan ketika kita akan memutuskan siapa yang akan menjadi host kita. Saya selalu berusaha mendengarkan apa kata hati saya ketika memutuskan untuk stay dengan couchsurfer. Ketika saya yakin penuh, maka saya akan stay, jika ada sedikit saja keraguan, maka saya memilih untuk mencari host yang lain.
Salam Couchsurfing Malang :) 

Itulah 3 tips dari saya jika kamu ingin travelling menggunakan couchsurfing. Sejauh ini, saya selalu memiliki pengalaman positif melalui couchsurfing. Selamat jalan-jalan.

December 07, 2015

Selamat Jalan Prof. Dr. H. Muhaimin, MA

Prof. Dr. H. Muhaimin, MA

Kemarin, sehabis magrib, ada yang menanyakan kebenaran informasi meninggalnya Prof. Muhaimin, MA. Untuk memastikan kebenaran informasi yang saya terima, saya langsung menghubungi RS Unisma, tempat dimana beliau dirawat. Setelah mendapatkan kebenaran informasi yang beredar di grouf WhatsApp, saya menyebarkan informasi tentang meninggalnya beliau di Facebook. Air mata saya langsung menetes, begitu  mengetahui kebenaran kabar duka ini. Beliau adalah seorang Guru besar yang sangat saya hormati.
Prof. Dr. H. Muhaimin, MA lahir di Lumajang, 11 Desember 1956, meninggal pada tanggal 6 Desember 2015 di RS Unisma. Beliau dimakamkan di Pemakaman Umum Dinoyo. Prof. Muhaimin adalah putra dari Bapak H. Soelchan (Alm) dan Ibu Hj. Chotimah (alm.) Beliau adalah Dosen Tetap/Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Agama Islam di UIN Malang, menyelesaikan pendidikan MI Lumajang (1969), PGAN 4 Tahun (1973), PGAN 6 Tahun Lumajang (1975), Sarjana Muda Jurusan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Malang (1979), Sarjana Lengkap IAIN Sunan Ampel Fakultas Tarbiyah Malang (1982), S-2 IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (1989),  dan S-3 di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dengan judul disertasi "FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM INDONESIA: Suatu Kajian Tipologis".
Prof. Muhaimin adalah seorang Dosen yang sangat dicintai mahasiswanya. Saya tidak pernah melihat beliau marah-marah ketika mengajar. Beliau adalah tokoh besar dalam bidang pengembangan Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Kiprahnya dalam mengembangkan UIN menjadi sebesar sekarang ini tidak bisa diabaikan begitu saja. Beliau adalah salah satu Guru Besar yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pengembangan keilmuan Pendidikan Agama ISLAM. Beliau banyak melahirkan buku-buku yang dijadikan rujukan pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam, banyak menulis diktat perkuliahan, makalah-makalah yang sudah dipresentasikan di dalam maupun di luar negeri. Beliau juga aktif mengisi pelatihan bagi guru maupun dosen. Sungguh, beliau adalah salah satu alasan mengapa saya memilih UIN Malang sebagai tempat saya melanjutkan Master di bidang Pendidikan Agama Islam.
Prof. Muhaimin, begitu biasa beliau disapa adalah sosok yang sangat santun, lembut dalam berbicara, dan penuh wibawa. Setiap kali bertemu langsung maupun sekadar berpapasan, saya selalu menjabat tangan beliau sebagai bentuk penghormatan akan keagungan ilmu beliau. Beliau memiliki tiga orang anak; Qurrotu Aini, Moh. Rosyidi Alhamdani,  Mahro Syihabuddin. Salah satu putra beliau baru saja meninggal kurang lebih 45 hari yang lalu. Sungguh duka yang sangat mendalam bagi keluarga besar UIN Malang, dan tentu saja Indonesia pada umumnya. Indonesia kehilangan salah satu pakar Pendidikan Agama Islam yang selama ini mengabdi dengan tulus bagi bangsa.
Hari ini, Prof. Muhaimin dishalatkan di masjid Tarbiyah UIN Malang pada pukul 09.13. imam shalat dipimpin oleh KH. Hamzawi, Isyhad dipimpin oleh KH. Marzuki. Sebelum shalat jenazah dimulai, ada sambutan dari Rektor UIN Malang. Ada banyak air mata yang menetes saat shalat dilaksanakan. Ada isak tangis yang terdengar dari jamaah yang merasa kehilangan sosok inspiratif yang selama ini ada di tengah-tengah UIN Malang. Shalat jenazah tidak hanya diikuti oleh keluarga besar UIN Malang, masyarakat umum pun banyak yang berdatangan, begitu juga para tamu dari Instansi pemerintahan, seperti Kemenang Kabupaten Malang dan lain-lain. Masjid Tarbiyah dipenuhi oleh sesak jamaah yang ikut bersama shalat jenazah.

Innalillahi Wainna Ilaihi Roji’un. Semoga beliau ditempatkan di sisiNya, diampuni segala dosa dan khilafnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan juga diberi kesabaran. Amin.

November 17, 2015

Rumah Singgah Keren di Batu

Tempat tidur super nyaman

Kota batu adalah salah satu kota yang menjadi favorit saya saat ini, selain karena saya memang stay disini sejak 1,5 tahun yang lalu, kota ini memang memiliki daya tarik luar biasa, apalagi kalo bukan alamnya yang indah, udaranya yang sejuk, dan beberapa tempat wisata yang modern seperti Jatim Park 1, Jatim Park 2, Museum Angkut, Batu Night Spectacular, dan masih banyak lagi. Jadi, Batu merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk dijadikan tempat berlibur bersama orang-orang yang dicintai.
            Meski sudah stay di Batu selama kurang lebih 1,5 tahun, namun saya belum berhasil mengunjungi semua tempat wisata di Batu, biasalah saya ini pengangguran yang banyak acara, sibuk sama buku-buku di perpustakaan (ini pencitraan banget). Baiklah, saya tidak akan membicarakan tentang liburan saya yang tak kunjung usai, akan tetapi, saya akan memberi satu tempat rekomendasi yang bisa kamu jadikan tempat bermalam selama kamu berada di Batu. Saya jamin, tempat ini adalah tempat yang nyaman, berkelas dan tentu saja nyaman di kantong.
dijamin nyenyak tidur disini
            Pernah mendengar Rumah Singgah Pascasarjana Universitas Islam Negeri Malang? Kalo belum, mari simak penjelasan saya berikut ini. Rumah Singgah Pascasarjana UIN Malang ini merupakan salah satu fasilitas yang berada di lingkungan Pascasarjana UIN Malang. Rumah singgah atau biasa dikenal dengan Guest House ini, merupakan tempat yang biasa digunakan bagi para tamu Universitas  baik dari dalam maupun beberapa dosen dari luar negeri. Jadi, Universitas tidak perlu repot-repot menyewa hotel jika kedatangan tamu dari pusat maupun yang lain. Selain untuk tamu-tamu Universitas, Rumah Singgah ini juga dibuka untuk umum. Karena memang didesain untuk tamu-tamu Universitas, maka tentu saja fasilitas yang diberikan adalah fasilitas yang didesain agar para tamu merasa nyaman selama berada di rumah singgah.
            Saya pernah bermalam di Rumah Singgah ini ketika tes masuk Pascasarjana UIN Malang tahun 2014 lalu. Saya merasa bahwa untuk fasilitas sebagus ini, rasanya sangat murah sekali. Saya sangat merasa nyaman selama berada di Rumah Singgah. Beberapa fasilitas yang mendukung kenyamanan adalah Air Conditioner, TV, Meja Kerja, kursi yang empuk, Lemari, Handuk, Dua Tempat Tidur yang empuk, kamar mandi di dalam, hot water, dan banyak lagi yang lainnya. Ukuran kamar cukup luas bagi saya.
Kamarnya luas, dilengkapi dengan meja kerja.
            Bagaimana cara menuju Rumah Singgah ini? Rumah Singgah Pascasarjana UIN Malang terletak di Jl. Ir. Soekarno No. 1, Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kec. Batu, Jawa Timur 65324, Telepon: 087859432781 (Pak Fuad). Jika kamu datang dengan menggunakan kereta, maka dari Stasiun silahkan naek angkot menuju terminal Landungsari, kemudian naek angkot menuju batu dan berhenti di depan Pascasarjana UIN Malang. Jika sudah berada di gerbang Pascasarjana UIN Malang, tinggal tanya security, biasanya langsung diantarin ke Rumah Singgah yang berada di bagian belakang gedung Pascasarjana. Tidak sulit mencari lokasi Rumah Singgah ini, karena yang perlu kamu lakukan adalah menuju Kampus Pascasarjana UIN Malang. Jika kamu datang dengan menggunakan bus dan berhenti di Terminal Arjosari, tinggal naek angkot dengan tulisan ADL, turun di Terminal Landungsari dan naek angkot menuju Batu, turun di depan Pascasarjana UIN Malang.
Wastafel sekaligus kaca buat dandan *abaikan yang motret*
            Dengan fasilitas yang saya sebutkan di atas, harga yang ditawarkan sangat bersahabat sekali. Kamu hanya perlu merogoh kocek sedalam 150k/malam. Ada lagi yang keren, kamu bisa ajak satu orang temanmu untuk stay di satu kamar, jadi tinggal bagi dua, deh, biayanya, jadinya 75k/malam. Murah banget dan kamu sudah mendapatkan fasilitas yang saya sebutkan tadi. Gimana, murah banget, kan? Saya tahu, kok, kamu suka mencari yang murah dan mengharapkan fasilitas yang wow, bukan? Hahaha.
            Rumah Singgah keren ini terletak di antara Batu dan Malang sebenarnya, karena memang terletak tidak jauh dari gapura selamat datang di Kota Batu, jadi tinggal ngesot sedikit sudah masuk wilayah malang. Bagaimana dengan lokasi wisata yang ada di Batu, apakah bisa dijangkau dari Rumah Singgah? Bisa banget, tinggal naek angkot aja dengan membayar 3000 saja kamu sudah sampai di Kota Batu. Tenang, di Batu jarang banget macet, paling cuma momen-momen tertentu saja. Selama di Batu, saya belum pernah merasakan macet di Batu.
Tempat Mandi

            Gimana, berminat bermalam di Rumah Singgah dengan fasilitas hotel ini? Silahkan hubungi contact yang saya tulis di atas, ya, atau bisa langsung saja ke Pascasarjana UIN Malang di Batu, biasanya jarang penuh, kalo nggak ada tamu dari Pusat. Beberapa teman yang ke Malang, saya selalu merekomendasikan Rumah Singgah ini, bukan karena saya belajar di Pascasarjana, tapi karena memang lokasinya oke, fasilitasnya juga ok, dan tentu saja harganya bersahabat banget.
            Selamat Liburan, ya.

Model dan Strategi Pembelajaran Aktif

Pembelajaran ialah membelajarkan peserta didik menggunakan asas pendidikan maupun teori belajar merupakan penentu utama keberhasilan pendidikan. Pembelajaran merupakan proses komunikasi dua arah, mengajar dilakukan oleh pihak guru sebagai pendidik, sedangkan belajar dilakukan oleh peserta didik, mempelajari keterampilan dan pengetahuan tentang materi-materi pelajaran. Peserta didik belajar untuk mengembangkan kemampuan konseptual ilmu pengetahuan ataupun mengembangkan kemampuan dan sikap pribadi yang dapat digunakan mengembangkan dirinya. Dalam pembelajaran, peserta didik sebagai subjek yang aktif melakukan proses berpikir, mencari, mengolah, mengurai, menggabungkan, menyimpulkan dan menyelesaikan masalah.
            Dengan demikian dapat diketahui bahwa belajar adalah proses peserta didik dalam membangun gagasan atau pemahaman sendiri. Maka kegiatan pembelajaran seharusnya memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melakukan proses belajarnya secara mudah, lancar, dan termotivasi. Karena itu pula, suasana belajar yang diciptakan guru seharusnya melibatkan peserta didik secara aktif, misalnya mengamati, meneliti, bertanya dan mempertanyakan, menjelaskan, mencari contoh, dan bentuk-bentuk keterlibatan sejenis lainnya.
Berikut ini akan disajikan model dan strategi pembelajaran aktif sebagai alternatif yang dapat digunakan oleh guru untuk mengaktifkan peserta didik, baik secara individu maupun kelompok. Pada masing-masing strategi memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Hal ini sangat tergantung pada beberapa faktor, seperti tujuan yang hendak dicapai, penggunaan strategi, ketersediaan fasilitas, kondisi peserta didik dan kondisi lainnya. Diantaranya adalah:

Everyone is a Teacher Here (Setiap Murid Sebagai Guru)
Strategi ini sangat tepat untuk mendapatkan partisipasi kelas secara keseluruhan dan secara individual. Strategi ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk berperan sebagai guru dari kawan-kawannya. Dengan strategi ini, peserta didik yang selama ini tidak mau terlibat akan ikut serta dalam pembelajaran secara aktif.
Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
a)    Bagikan secarik kertas/kartu kepada seluruh peserta didik. Minta mereka untuk menuliskan satu persatu pertanyaan tentang materi pelajaran yang sedang dipelajari di kelas atau sebuah topik khusus yang akan didiskusikan dalam kelas.
b)  Kumpulkan kertas, acak kertas tersebut kemudian bagikan kepada setiap peserta didik. Pastikan bahwa tidak ada peserta didik yang menerima soal yang ditulis sendiri. Minta mereka untuk membaca dalam hati pertanyaan dalam kertas tersebut kemudian memikirkan jawabannya.
c) Minta peserta didik secara sukarela untuk membacakan pertanyaan tersebut dan jawabannya.
d)      Setelah jawaban diberikan, mintalah peserta didik lainnya untuk menambahkan.
e)      Lanjutkan dengan sukarelawan berikutnya.
f)       Kembangkan diskusi secara lanjut dengan cara siswa bergantian membacakan pertanyaan di tangan masing-masing sesuai waktu yang tersedia.
Tujuan penerapan strategi ini adalah untuk membiasakan peserta didik untuk belajar aktif secara individual dan membudayakan sifat berani bertanya, tidak minder dan tidak takut salah.

Writing in Here and Now (Menulis Pengalaman Secara Langsung)
Menulis dapat membantu peserta didik merefleksikan pengalaman-pengalaman yang telah mereka alami 
Langkah-langkah penerapan strategi ini adalah:
a)    Guru memilih jenis pengalaman yang diinginkan untuk ditulis oleh peserta didik. Ia bisa berupa peristiwa masa lampau atau yang akan dating. Guru menginformasikan kepada peserta didik tentang pengalaman yang telah dipilih untuk tujuan penulisan reflektif.
b)     Guru memerintahkan peserta didik untuk menulis saat sekarang, tentang pengalaman yang telah dipilih. Perintahkan mereka untuk memulai awal pengalaman dan menulis apa yang sedang mereka dan lainnya lakukan dan rasakan. Guru menyuruh peserta didik untuk menulis sebanyak mungkin yang mereka inginkan tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi dan perasaan yang dihasilkan.
c)   Guru memberikan waktu yang cukup untuk menulis. Peserta didik seharusnya tidak merasa terburu-buru. Ketika mereka selesai, guru mengajak mereka membacakan tentang refleksinya.
d)      Guru mendiskusikan hasil pengalaman peserta didik tersebut bersama-sama.
e)      Guru melakukan kesimpulan, klarifikasi, dan tidak lanjut.

Reading Aloud (Strategi Membaca Dengan Keras)
Membaca teks dengan keras dapat membantu peserta didik menfokuskan perhatian secara mental, menimbulkan pertanyaan-pertanyaan, dan merangsang diskusi. Prosedur dari strategi ini adalah:
a)  Guru memilih sebuah teks yang menarik untuk dibaca dengan keras, misalnya tentang manasik haji.
b)    Guru menjelaskan teks itu pada peserta didik secara singkat. Guru memperjelas poin-poin kunci atau masalah-masalah pokok yang dapat diangkat.
c)  Guru membagi bacaan teks itu dengan alinea-alinea atau beberapa cara lainnya. Guru menyuruh sukarelawan untuk membaca keras bagian-bagian yang berbeda.
d)  Ketika bacaan-bacaan tersebut berjalan, guru menghentikan di beberapa tempat untuk menekankan poin-poin tertentu, kemudian guru memunculkan beberapa pertanyaan, memberikan contoh-contoh. Guru dapat membuat diskusi-diskusi singkat jika para peserta didik menunjukkan minat dalam bagian tertentu. Kemudian guru melanjutkan dengan menguji apa yag ada dalam teks tersebut.

The Power of Two and Four (Menggabung dua dan 4 kekuatan)
Langkah-langkah penerapan:
a)      Terapkan satu masalah/pertanyaan terkait dengan materi pokok
b)      Beri kesempatan pada peserta didik untuk berpikir sejenak tentang masalah tersebut
c)   Bagikan kertas pada tiap peserta didik untuk menuliskan pemecahan masalah/jawaban (secara mandiri) lalu periksalah hasil kerjanya.
d)   Perintahkan peserta didik bekerja berpasangan 2 orang dan berdiskusi tentang jawaban masalah tersebut, lalu periksalah hasil kerjanya.
e)      Peserta didik membuat jawaban baru atas masalah yang disepakati berdua
f)   Selanjutnya perintahkan peserta didik bekerja berpasangan 4 orang dan berdiskusi lalu bersepakat mencari jawaban terbaik, lalu periksalah hasil kerjanya.
g)    Jawaban bisa ditulis dalam kertas dan lainnya, dan guru memeriksa dan memastikan setiap kelompok telah menghasilkan kesepakatan terbaiknya menjawab masalah yang dicari
h)     Guru mengemukakan penjelasan dan solusi atas permasalahan yang didiskusikan tadi.
Tujuan penerapan strategi ini adalah membiasakan belajar aktif secara individu dan kelompok (belajar bersama hasilnya lebih berkesan)

Information Search (Mencari Informasi)
Langkah-langkah penerapan:
a)   Buatlah beberapa pertanyaan yang dapat dijawab dengan mencari informasi yang dapat ditemukan dalam bahan-bahan sumber yang bisa diakses peserta didik.
b)     Bagikan pertanyaan-pertanyaan tersebut kepada peserta didik.
c)     Minta peserta didik menjawab pertanyaan bisa individual atau kelompok kecil. Kompetisi antar kelompok dapat diciptakan untuk meningkatkan partisipasi.
d)  Beri komentar atas jawaban yang diberikan peserta didik. Kembangkan jawaban untuk memperluas skope pembelajaran.
Metode ini sama dengan ujian open book. Secara berkelompok peserta didik mencari informasi (biasanya tercakup dalam pelajaran) yang menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan kepada mereka. Metode ini sangat membantu pembelajaran untuk lebih menghidupkan materi yang dianggap kering.

Point Counterpoint (Beradu Pandangan Sesuai Persfektif)
Langkah-langkah penerapan sebagai berikut:
a)      Pilih salah satu topik yang mempunyai dua persfektif
b)      Bagi kelas menjadi beberapa kelompok sesuai dengan persfektif
c)    Pastikan masing-masing kelompok untuk menyiapkan argument sesuai dengan persfektif kelompoknya
d)  Pertemukan kembali kelompok masing-masing dan beri kesempatan pada salah satu kelompok tertentu untuk memulai debat dengan menyampaikan pandangan yang berbeda dan begitu seterusnya.
Tujuan penerapan strategi ini adalah untuk melatih peserta didik agar mencari argument yang kuat di dalam memecahkan suatu masalah yang aktual di masyarakat sesuai posisi yang diperankan.

Reading Guide (Bacaan Terbimbing)
Langkah-langkah penerapannya:
a)      Tentukan bacaan yang akan dipelajari
b)      Buatlah pertanyaan yang akan dijawab oleh siswa
c)      Bagikanlah bahan bacaan dengan pertanyaan atau kisi-kisinya pada peserta didik
d)    Tugas siswa adalah mempelajari bahan bacaan tersebut dengan menggunakan pertanyaan atau kisi-kisi yang ada. Batasi aktivitas ini sehingga tidak memakan waktu yang lama
e)   Bahas pertanyaan atau kisi-kisi tersebut dengan menanyakan jawaban kepada peserta didik.
Tujuan penerapan strategi ini adalah membantu peserta didik lebih mudah dan focus dalam memahami suatu materi pokok

Active Debate (Debat Aktif)
Langkah-langkah penerapannya adalah sebagai berikut:
a)    Kembangkan suatu pertanyaan yang berkaitan dengan sebuah kasus atau isu kontroversi dalam suatu topik yang relevan dengan SK/KD/Indikator.
b)    Bagi kelas menjadi dua kelompok, tugaskan mereka pada posisi “pro” satu kelompok dan satu kelompok lain “kontra”.
c)      Minta setiap kelompok menunjuk wakil mereka, 2 atau 3 orang sebagai juru bicara dengan posisi duduk saling berhadapan.
d)   Setelah itu juru bicara ini akan kembali ke kelompok mereka untuk minta pendapat guna mengatur strategi untuk membuat bantahan pada kelompok lainnya.
e)   Apabila dirasa cukup, maka hentikan debat ini dengan tetap menyisakan waktu sebagai follow up dari kasus yang diperdebatkan.
Tujuan penerapan strategi ini adalah untuk melatih peserta didik agar mencari argumentasi yang kuat dalam memecahkan suatu masalah yang kontroversial dan memiliki sikap demokratis dan saling menghormati terhadap perbedaan pendapat.

Index Card Match (Mencari Jodoh Kartu Tanya Jawab)
Adapun langkah-langkah penerapannya adalah sebagai berikut:
a)    Bagikan beberapa potongan kertas sejumlah siswa yang ada dalam kelas, kemudian bagi jumlah potongan tersebut menjadi dua bagian yang sama
b)     Tulis beberapa pertanyaan tentang materi yang telah diberikan pada setengah bagian yang telah disiapkan. Setiap potongan kertas berisi satu pertanyaan
c)    Pada bagian kertas yang lain, tulis jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang dibuat tadi kemudian kocoklah potongan-potongan tadi sehingga akan tercampur antara soal dan jawaban
d)  Berikan siswa satu kertas. Dan jelaskan bahwa ini adalah aktivitas yang dilakukan berpasangan. Sebagian siswa akan mendapat soal dan sebagian lain akan mendapat jawaban
e)      Minta peserta didik untuk menemukan pasangan mereka. Jika sudah ada yang menemukan pasangan, minta mereka untuk duduk berdekatan
f)   Setelah semua peserta didik menemukan pasangan, minta setiap pasangan secara bergantian untuk membacakan soal yang diperoleh dan selanjutnya soal akan dijawab oleh pasangan yang lain
g)      Akhiri proses ini dengan membuat klasifikasi dan kesimpulan
Tujuan penerapan strategi ini adalah untuk melatih peserta didik agar lebih cermat dan lebih kuat pemahamannya terhadap suatu materi pokok

Jigsaw Learning (Belajar Melalui Tukar Delegasi Antara Kelompok)
Langkah-langkah penerapannya adalah sebagai berikut:
a)      Pilih materi pelajaran yang dapat dibagi menjadi beberapa segmen
b)   Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok sesuai dengan jumlah segmen yang ada
c)    Setiap kelompok mendapat tugas untuk membaca dan memahami materi pelajaran yang berbeda-beda
d)   Setiap kelompok mengirimkan anggotanya ke kelompok lain untuk menyampaikan apa yang telah mereka pelajari di kelompoknya, setelah melalu proses zig zag dan masing-masing siswa terlibat dalam diskusi kecil antar kelompok, hasil dari diskusi kelompok tersebut disampaikan kepada masing-masing teman sekelompoknya
e)  Kembalikan posisi seperti semula untuk mengulas lagi, seandainya ada masalah yang belum terpecahkan
f)    Guru melempar beberapa pertanyaan untuk menjajaki pemahaman dan kompetensi yang dimiliki siswa
Tujuan penerapan strategi ini adalah untuk melatih peserta didik agar terbiasa berdiskusi dan bertanggung jawab secara individu untuk membantu memahamkan tentang suatu materi pokok kepada teman sekelasnya.

Small Group Discussion (Diskusi Kelompok Kecil)
Langkah-langkah penerapannya adalah sebagai berikut:
a)   Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil maksimal 5 orang dengan menunjuk ketua dan sekretaris
b)      Berikan soal studi kasus sesuai dengan materi yang akan dibahas
c)      Intruksikan setiap kelompok untuk mendiskusikan jawaban soal tersebut
d)   Intruksikan setiap kelompok melalui juru bicara yang ditunjuk menyajikan hasil diskusinya dalam forum kelas
Tujuan penggunaan strategi ini adalah agar peserta didik memiliki keterampilan memecahkan masalah terkait dengan materi pokok dan persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Demikianlah beberapa strategi yang bisa dilakukan oleh para guru guna menjadikan proses pembelajaran menjadi pembelajaran yang menarik untuk diikuti oleh peserta didik dan bisa mencapai tujuan yang ingin dicapai oleh tiap-tiap materi yang disampaikan.