Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Malang

Jalan-jalan Jomblo di Coban Rondo

Sejak sibuk dengan yang namanya Thesis, saya itu rada kurang banget piknik, ditambah lagi menjelang melepas masa lajang, saya nggak boleh terlalu sering panas-panasan di pantai seperti sebelumnya, biar nggak gosong-gosong amat pas pernikahan nanti. Hahaha. Ini lebay pake banget. Memang sayanya yang lagi rada malas gerak dari kondisi perfect di kosan. Biasalah, jomblo macam saya ini kalo lagi datang malasnya, kosan menjadi persembunyian terindah. Boro-boro mau jalan-jalan, masak aja udah nggak pernah, udah ogah megang alat masak haha. Jomblo Kebetulan Tomas, teman saya asal Czech Republic sedang berkunjung ke Malang, masa saya suruh dia guling-guling di kasur sepanjang hari, tuan rumah macam apa saya kalo begitu. Saya juga nggak mungkin nyuruh dia ngepel, cuci piring, apalagi nyuruh nyuci baju dan setrika, saya tidak sejahat itu saudara-saudara. Makanya, hari ini saya ajak ke Coban Rondo. Saya rasa tidak perlu saya jelaskan mengapa tempat ini dinamakan Coban Rondo, udah mainst...

Tips Aman Menggunakan Couchsurfing

Hi, kali ini saya akan menulis tentang Couchsurfing, if you are a traveller and you don’t know about couchsurfing , itu tandanya kamu belum benar-benar gaul dengan dunia travelling *dijitak*. Sedikit info, couchsurfing adalah website yang bisa kita gunakan untuk bisa berhubung dengan para traveller dari seluruh penjuru dunia. Coushsurfing memiliki anggota seabrek yang bisa kita akses dengan mudah. Dengan couchsurfing, kamu bisa menjadi host, yaitu menyediakan tempat tinggal bagi para traveller yang sedang berkunjung ke kota tempatmu tinggal. Saya pribadi, sudah pernah menjadi host lebih dari 15 kali, baik para traveller dari dalam maupun dari luar negeri. Ini pengalaman yang sangat menyenangkan bagi saya, menjadi tuan rumah bagi sesama penyuka jalan-jalan. Menggunakan couchsurfing berarti kita bisa jalan-jalan ke suatu tempat tanpa perlu stay di hostel atau hotel. Kita bisa menggunakan couchsurfing untuk mencari seseorang yang akan menjadi host kita selama berkunjung ke suatu temp...

Selamat Jalan Prof. Dr. H. Muhaimin, MA

Prof. Dr. H. Muhaimin, MA Kemarin, sehabis magrib, ada yang menanyakan kebenaran informasi meninggalnya Prof. Muhaimin, MA. Untuk memastikan kebenaran informasi yang saya terima, saya langsung menghubungi RS Unisma, tempat dimana beliau dirawat. Setelah mendapatkan kebenaran informasi yang beredar di grouf WhatsApp, saya menyebarkan informasi tentang meninggalnya beliau di Facebook. Air mata saya langsung menetes, begitu  mengetahui kebenaran kabar duka ini. Beliau adalah seorang Guru besar yang sangat saya hormati. Prof. Dr. H. Muhaimin, MA lahir di Lumajang, 11 Desember 1956, meninggal pada tanggal 6 Desember 2015 di RS Unisma. Beliau dimakamkan di Pemakaman Umum Dinoyo. Prof. Muhaimin adalah putra dari Bapak H. Soelchan (Alm) dan Ibu Hj. Chotimah (alm.) Beliau adalah Dosen Tetap/Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Agama Islam di UIN Malang, menyelesaikan pendidikan MI Lumajang (1969), PGAN 4 Tahun (1973), PGAN 6 Tahun Lumajang (1975), Sarjana Muda Jurusan Bahasa Arab Faku...

Rumah Singgah Keren di Batu

Tempat tidur super nyaman Kota batu adalah salah satu kota yang menjadi favorit saya saat ini, selain karena saya memang stay disini sejak 1,5 tahun yang lalu, kota ini memang memiliki daya tarik luar biasa, apalagi kalo bukan alamnya yang indah, udaranya yang sejuk, dan beberapa tempat wisata yang modern seperti Jatim Park 1, Jatim Park 2, Museum Angkut, Batu Night Spectacular, dan masih banyak lagi. Jadi, Batu merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk dijadikan tempat berlibur bersama orang-orang yang dicintai.             Meski sudah stay di Batu selama kurang lebih 1,5 tahun, namun saya belum berhasil mengunjungi semua tempat wisata di Batu, biasalah saya ini pengangguran yang banyak acara, sibuk sama buku-buku di perpustakaan (ini pencitraan banget). Baiklah, saya tidak akan membicarakan tentang liburan saya yang tak kunjung usai, akan tetapi, saya akan memberi satu tempat rekomendasi yang bisa kamu jadikan tempat ...

Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab

Di dalam Islam, bahasa Arab adalah bahasa yang memiliki makna yang begitu dalam. Bahasa ini adalah bahasa yang digunakan di dalam al-Quran sebagai kitab suci umat Islam. Maka tentu saja, menguasai bahasa Arab adalah suatu keahlian yang sangat mendukung sekali seseorang untuk bisa mempelajari lebih dalam tentang agama Islam. Memang betul, semakin berkembangnya zaman, sudah banyak dilakukan penerjemahan-penerjamahan al-Quran ke berbagai bahasa dengan harapan agar bisa dipahami oleh pemeluknya. Kitab-kitab klasik yang berisi ajaran keislaman pun sudah banyak diterjemahkan ke dalam beragam bahasa. Akan tetapi tentu menjadi berbeda ketika kita bisa memahami bahasa Arab dengan baik. Inilah sebenarnya yang menjadi cambuk penyemangat saya untuk mempelajari bahasa Arab lebih lanjut.             Izinkan saya bertanya sebentar, apakah kamu sekolah di madrasah ibtidaiyah, kemudian melanjutkan pendidikan di MTs, selanjutnya ke Madrasah Aliy...

Paralayang Batu

Salam. Tiga hari terakhir, saya lagi banyak kerjaan (baca: tugas kuliah ama jalan-jalan, hehe). Kebetulan Reimer, sahabat saya dari Rotterdam-Holland sedang berkunjung ke Malang. Sebagai sahabat yang baik, tentunya saya mau mengajak dia menjelajahi Malang dan sekitarnya, dong, hehe. Sejak Minggu saya sudah menemani Reimer jalan-jalan. Saya hanya menemai ketika kuliah sudah selesai aja, sih. Biasanya dari ashar sampai malam. Nah, selain kelayapan di Malang, saya mengajak Reimer untuk menikmati keindahan pemandangan dari atas ketinggian Gunung Banyak yang merupakan tempat bagi kamu yang berani uji nyali untuk terbang dari ketinggian dengan bantuan parasut atau biasa dikenal dengan Paralayang.

The Concept of Friendship in Arab Culture

Hi, Good morning. I’m back, I have leisuretime, I do not have any task, so I can write post in my blog. I hope you will enjoy reading anything here, or maybe you want to ask me questions, just let me know, ok. You have my facebook, twitter, or email. Do not be shy haha, I am kidding, bro. This morning, we are going to talk about the concept of friendship in Arab culture, do you know where Is the Arab World? You should open your book and try to find it if you really do not know. Haha. The Arab world stretches from Morocco across Northern Africa to the Persian Gulf. The Arab wolrd is more or less equal to the area known as the Middle East and North Africa (MENA). Although this excludes Somalia, Djibouti, and the Comoros Islands which are part of the Arab World. One of my friends said “I do not really like Arab, no offense. Most of them are a bit arrogant. When I was young, I used to think Arab are humble. Now, I realize, out of 50, only one are humble. They made people stereoty...

Suka Duka Masak Sendiri

Halo, selamat malam Jum’at, jangan lupa baca surat Al-Kahfi, ya *langsung ambil Qur’an karena belum baca*. Yuk merapat kesini, saya lagi mau cerita tentang hobi masak saya yang duh kalo diceritain semuanya bakalan enek deh kalian bacanya. Secara hobi masak saya ini sesuai dengan hobi makan saya yang ngalahin hobi baca saya *tutupin muka pake panci*. Kita mulai dari cerita saya yang nggak bisa ngidupin kompor gas, bikin heboh temen satu kosan. Masa iya, orang ganteng (baca; ngaku ganteng) kayak saya ini nggak bisa ngidupin kompor gas, duh, parah. Itu belum seberapa, ya, masih ada banyak kisah absurd yang terjadi sejak saya mencoba untuk memasak sendiri menu makan sehari-hari. Lanjut, setelah tragedi nggak bisa ngidupin kompor gas, selanjutnya adalah edisi bikin nasi goreng yang nyaris bikin muka saya memerah semerah bibir Angelina Jolie *lostfocus*. Jadi gini, ceritanya saya dan teman-teman mau bikin nasi goreng ala anak kos gitu. Selama ini yang ada dalam benak saya, setiap ...

See You Again

Salam. Sudah lama saya tidak mampir di rumah ini, biasalah, ya, orang sibuk makan jadi susah meluangkan waktu untuk sekadar mampir dan bersih-bersih di blog ini (kali aja ada sarang laba-laba yang bergelantungan di tembok blog ini) hehe. Postingan kali rada random, ya, karena bakalan campur aduk deh ini tulisan. haha Dalam satu bulan terakhir, kesibukan seperti biasa, setelah liburan selama kurang lebih dua bulan sejak awal Januari sampai akhir Ferbruari, saatnya kembali ke bangku kuliah, kembali bolak-balik ke perpustakaan, kembali rusuh sama jurnal yang kadang cocok untuk dijadikan bantal kalo ngantuk. Nggak jauh-jauh layaknya mahasiswa Pasca pada umumnya. Meski demikian, setiap akhir pekan saya selalu berusaha untuk melepas lelah dengan bepergian bersama teman, entah itu ke tempat wisata, renang, makan bareng di luar, mencoba aneka resep meski kebanyakannya gagal alias nggak enak dimakan, atau hanya sekadar ngobrol santai di kosan. Saya berusaha sesantai mungkin dan memastikan ...

Friendship

after cooking class Sometimes you meet a person and you just click – you are comfortable with them, like you’ve known them your whole life, and you don’t have to pretend to be anyone or anything. Finding a loyal friends is as hard as finding a tear drop in the ocean, if you make them, cherish them. I always though loving someone is the greatest feeling, but I realized that loving a friend is even better. We lose people we love, but we never lose true friends. True friends are the ones who have nice things to say about you behind your back. Abaikan tentang tata bahasa di tulisan di atas, ya, anggap saja sudah benar semua #krik. Berbicara tentang persahabatan, saya jadi teringat tentang obrolan sambil menunggu waktu maghrib kemarin. Jadi ceritanya kemarin saya dan teman-teman saya, lagi pada iseng masak gitu, tahu sendirilah, ya, saya, kan emang lagi suka banget kuliner akhir-akhir ini, jadi nggak usah heran kalo berat badan saya itu naik drastis dalam satu bulan terakhir ini #c...

Bahasa Gado-gado

Selamat tahun baru, ya, semalam saya nyenyak tidur setelah seharian jalan-jalan sama Renat, Arthur, Muhammad, Farhat and his wife, Mir ‘Athoullah (semua mereka berasal dari Rusia) kemudian dilanjutkan makan malam bersama. Jam 9 sudah pulang dan istirahat. Saya dan Renat langsung ke asrama, yang lain entah kemana, mungkin saja langsung balik ke kamar masing-masing dan menikmati suasana khusyu penuh khidmat di atas kasur (baca: tidur) hehe. Dua minggu terakhir, saya sedang mengalami masa-masa dimana saya kesusahan kapan saya harus berbicara bahasa Indonesia, kapan saya harus berbicara Bahasa Arab, kapan saya harus berbicara Bahasa Inggris, dan kapan saya harus diam (tutup mulut pake bakwan). Iya, ini saya sadari saat saya berbicara dengan sahabat sekaligus tukang rusuh di kamar, siapa lagi kalo bukan Renat *dijitak*. Renat bilang, akhir-akhir ini saya sering mencampur adukkan bahasa, kadang berbicara Bahasa Arab kemudian dicampur Inggris, Kadang bicara bahasa Inggris, kemudian dicam...