Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Mafaza

Persiapan Menyambut Ramadhan

Merindukan Ramadhan di Mafaza Purwokerto Ramadhan adalah bulan yang kedatangannya selalu dinanti, dirindukan, dan dihormati kedatangannya. Ia datang dengan membawa beribu kebaikan. Di dalamnya umat Islam selalu berlomba-lomba untuk mengisi keseharian dengan kegiatan-kegiatan yang bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT, Rabb semesta alam. Semarak menyambut Ramadhan menggema di kalangan umat Islam.

Tarek

Makan Bakso Tukul Arwana :p 9 Oktober 2014 Pagi ini, kegalauan terjadi, setelah sebelumnya saya disibukkan dengan perkuliahan (sok sibuk), tiba-tiba Tarek, sahabat saya yang sedang menempuh study di Qairo University membagikan foto saya tentang Mafaza, tempat dimana kami bertemu tiga bulan yang lalu. “I Love this place and I will be back soon” tulisnya di dinding facebooknya. Saya tersenyum, kemudian saya balas komentar, “I wanna call you now on BBM”. Mulailah kegalauan terjadi disini, duh, ini curhat akhir pekan bener ini kayaknya. Tarek beberapa kali menghubungi saya melalui BBM, meski sebenarnya kebanyakan nggak ada suaranya. Mungkin saja signal sedang ngambek pagi ini. Hampir setengah jam berlalu, dan saya cuma mendengar ucapan salam dari Tarek yang berulang kali dan dia tidak berhasil mendengar suara saya selain ucapan salam juga, hahaha. Sebenarnya saya lebih suka Video Call melalui Skype jika dengan teman-teman yang jauh. Skype lebih menarik bagi saya, ketimbang apl...

Dear Pesma

Kurang lebih sudah 3 Minggu saya hengkang dari Mafaza karena melanjutkan Studi di Pascasarjana UIN Malang. Sejak awal, saya memang sudah mewanti-wanti pada anak-anak di Pesantren Mafaza untuk tetap melakukan kebiasaan-kebiasaan baik yang sudah saya tanamkan pada mereka selama ini. Tentu ada air mata yang menemani kepergian saya dari Mafaza. Di mafaza lah saya belajar menjadi lebih dewasa, mulai berbaur, mulai menjalin hubungan baik dengan anak-anak Mafaza, dan juga mulai memperbaiki kualitas ibadah kepada Allah SWT. Ada banyak hal yang Allah berikan pada saya selama berada di Mafaza, terutama saat menemani para santri yang ada di Mafaza. Nah, beberapa hari terakhir, ada banyak yang sms, WhatsApp, inbox di Facebook, BBM ataupun melalui skype. Tri Irawan, Jovi, Yoko, Eko sudah sejak beberapa waktu yang lalu berbagi cerita tentang kondisi mereka di pesma saat ini. Seperti pagi ini, saya menyapa Nasir melalui facebook. Kemudian menanyakan bagaimana Mafaza. Berikut jawaban Nasir; “...

Dirgahayu (Ku) Indonesia

Foto bersama pengurus masjid dan panitia amaliah Ramadhan  17 Agustus 2014 Setelah mengikuti tes masuk pascasarjana UIN Malang, saya kembali ke Purwokerto, kembali ke sekolah, bertemu dengan anak-anak, bertemu dengan para santri di Pesantren Mahasiswa Masjid Fatimatuzzahrah, bertemu para jamaah Mafaza dan tentu saja kembali menikmati lezatnya sajian mendoan yang dibuat khusus oleh Bu Darmaji, seorang Ibu yang sejak satu tahun terakhir begitu dekat dengan kami yang merupakan anak-anak masjid. Beliau selalu bangga melihat kebersamaan kami. Ada rasa bahagia bisa kembali ke Kota Satria ini, mengulang kenang tiga tahun kebersamaan. Ada banyak kisah yang tidak bisa dikisahkan, ada banyak tawa yang tidak bisa diruntut, ada banyak air mata yang tidak bisa dibagi, semua menyatu menjadi satu kesatuan, membentuk satu kisah bahagia. Saya bahagia, bisa berada di lingkungan yang begitu baik, lingkungan yang membuat saya semakin bisa mengembangkan diri. Hari ini, tepat 25 tahun umur ...

Keluar Dari Zona Nyaman

Kadang kita memang harus pergi dari zona nyaman yang kita punya, untuk menggapai impian yang lebih tinggi dalam rangka meningkatkan kualitas diri. Mungkin inilah sebenarnya yang sedang saya lakukan, meninggalkan zona nyaman demi sebuah mimpi yang sudah saya persiapkan dalam satu tahun terakhir. Mulai dari belajar soal-soal bahasa inggris yang sempat membuat saya down parah karena merasa kesusahan dalam mencerna soal-soal yang dipenuhi dengan tata bahasa, belajar soal-soal Tes Potensi Akademik yang merupakan hal baru buat saya, psikotes, berulang kali merubah tujuan Universitas, sampai harus menghemat biaya hidup demi melanjutkan study , dan itu semua cukup menguras tenaga, waktu dan juga pikiran. Meski demikian, saya menikmati kesempatan yang Allah berikan pada saya, meski saya juga tahu, ada orang-orang yang tidak suka melihat saya berusaha menjadi lebih baik lagi, tapi bukankah Tuhan punya rencana yang indah bagi hamba-Nya? Selagi apa yang kita usahakan itu baik, Insha A...

Mafaza

26 Juni Tadi pagi, saya dan santri Mafaza duduk bareng, kemudian mencoba untuk menganalisa kembali apa yang sudah kami lakukan dalam satu semester ini. Menjelang Ramadhan, kegiatan kajian rutin akan diganti dengan kegiatan-kegiatan Ramadhan yang sudah disusun sedemikian baik oleh mereka. Saya bangga bisa mengenal mereka semua. Sehari sebelumnya, saya sudah memberi mereka kesempatan untuk menulis kritik dan saran yang ditujukan untuk diri saya pribadi. Kritik dan saran ini dalam rangka introspeksi diri pribadi, agar bisa menjadi lebih baik lagi dalam membimbing mereka semua. Mereka bukan hanya sekadar santri bagi saya, tapi juga adik dan juga sahabat yang baik yang bisa menjadi teman berbagi suka dan duka. Mungkin perbedaan umur yang tidak terlalu jauh membuat kami lebih dekat satu sama lain meski memang belum sepenuhnya saya mengenal mereka satu persatu karena memang belum lama saya membina mereka secara penuh. Saya memang suka memberikan kesempatan anak-anak di sekol...

Trauma Masa Lalu

Sudah 3 Minggu saya itu bikin susah orang lain, kemana-mana harus diantarin, harus dijemput, bahkan tidur pun harus ditemani untuk jangka waktu beberapa waktu, karena kadang saya bangun di tengah malam dan merasakan nyeri di bagian luka bekas operasi, kadang susah bangun sendiri, harus dibantu. Sebenarnya, saya bisa saja pergi kemana-mana sendiri dengan motor, tapi nyali saya ciut karena pernah sekali saya pakai motor dalam kondisi luka operasi di bagian perut belum kering dan itu berhasil membuat saya sedikit trauma, karena konsentrasi saya terpecah, antara mengemudikan motor dan menahan sakit karena gesekan celana terhadap luka bekas operasi yang ada di bagian bawah perut sebelah kanan. Sejak saat itu, selama hampir 3 Minggu kemarin, saya selalu diantar jemput, karena tidak berani mengendarai sepeda motor sendiri. Cemen, memang, tapi mau gimana lagi, saya tidak punya keberanian untuk melakukan semuanya sendiri. Saya tidak pernah mau bikin repot orang untuk antar jemput...