Skip to main content

Posts

Catatan Hati Sang Guru

12-12-2012 Selamat pagi, apa kabar kalian di pagi hari ini? Tanggalnya keren, ya, hari ini? Serba dua belas hehe. Tanggal 12, bulan 12 dan tahun 2012. Tahun depan nggak bakalan bisa jadi tanggal 13-13-2013 haha, masa harus nambah 1 bulan? Ada gitu bulan ke-13? Kalo gaji ke-13 emang ada #pegangin dompet haha. Aduhhh Ariannn, kamu kebanyakan ngawur deh. Ehm saya mau berbagi kabar bahagia nich, ada yang sudah menantikan kabar tentang buku “Catatan Hati Sang Guru”? hah? Nggak ada yang menantikan? #nangis lol. Ya sudah, anggap saja kalian bener-bener sedang menanti terbitnya buku CHSG. Saya sedang bahagia, bahagia karena kemarin dikirim cover buku “Catatan Hati Sang Guru” dan hasilnya itu super kerennnn, beneran, loh. Coba lihat deh cover di atas hehe, keren, kan? #maksa, asah golok, keren, kan? Nggak Cuma itu, setelah dikirim cover buku CHSG, penerbit juga ngasih lihat hasil naskah CHSG dan lagi-lagi saya suka banget dengan hasilnya hehe. Sekarang saya sedang dag dig dug den...

Catatan di Awal Desember

Senin, 10 Desember 2012 Sudah lama saya nggak update ni blog, karena kesibukan saya sebagai pangeran cinta, jadi blog ini sempat terbengkalai #dijitak. Harap maklum, gelar sebagai pangeran cinta masih melekat pada diri saya #ngikik J Jadi begini, belakangan ini saya emang rada-rada sibuk, sibuk ngurusin kambing tetangga yang melahirkan, sibuk ngurusin tikus yang lagi beranak pinak, sibuk ngurusin rumput yang juga lagi subur-suburnya dan sukses memenuhi halaman rumah saya, sibuk ngurusin calon istri yang baru pulang #bohonggg (ini kenapa jadi ngawur gini? Ok back to the topic J Tiga model papan atas lol Akhir-akhir ini saya memang super malas ngetik, saya cuma ngetik angka-angka untuk nilai raport anak-anak, kemudian selebihnya saya kebanyakan nonton film romance dan sering bikin saya labil bin galau bin ngenes haha. Baiklah, ini serius, hari ini anak-anak pada class meeting, pertandingan sepak bola sukses membuat mereka berkeringat di tengah terik matahari yang super...

Edisi Berbagi

Kali ini saya ingin berbagi hehe, sudah lama saya itu menanti rekaman juz 30 ini selesai, dan akhirnya selesai juga. Butuh waktu 1 bulan untuk menyelesaikan proses rekaman ini. Jadi lama, karena sering kali saat rekaman berlangsung, suara saya tiba-tiba serak dan lain sebagainya. Karena kesibukan yang menggunung juga membuat proses rekaman jadi lama #ngeles. Suara saya tentu tidaklah sebagus bacaan Muammar yang merupakan Qori’ Internasional, namun semoga dengan kesederhanaan suara saya ini bisa memberi manfaat bagi ummat J Dan Alhamdulillah, meski masih produksi rumahan, namun saya berharap rekaman juz 30 ini bisa memberi manfaat bagi ummat. Silahkan dishare kepada teman-teman kalian, dan semoga berkenan. Terimakasih kepada pihak yang sudah bersedia membiayai proses rekaman juz 30 ini, dan sekarang saya sedang melanjutkan rekaman juz 29, kayaknya bakalan lama juga nih rekamannya. Lah kalo setiap juz saya membutuhkan waktu 1 bulan, 30 juz kapan selesainya? Haha Bai...

Sebuah Persembahan

Temu Tokoh Kali ini, aku ingin menuliskan sebuah puisi yang aku tulis khusus buat murid-muridku. Puisi ini aku buat saat jam istirahat, kurang lebih butuh waktu 7 menit untuk merangkai kata menjadi kalimat-kalimat yang rada-rada aneh menurutku. Aku bukan tipe orang yang pandai merangkai kata menjadi kalimat yang indah bermakna. Namun, setidaknya aku mencoba untuk membuat sebuah persembahan untuk mereka, murid-muridku yang selama ini telah menjadi bagian dari kehidupanku. ∞∞ “Kadang” Kadang, aku terdiam Menatap wajah seribu malaikat yang ada di hadapanku Kadang, aku tertawa Saat kalian dengan lugunya menarik tanganku, mengajakku bermain bersama Kadang, aku tertunduk malu Saat kalian lebih rajin tadarus Al Qur’an dibandingkan aku Kadang, aku menerawang Saat kalian bertanya tentang hal yang tidak kumengerti Namun, kadang aku berlari Mengejar langkah kalian yang tak lagi lambat, kalian terus melangkah, mencoba meraih mimpi Dan kini, aku berdiri di h...

Murid Saya Itu Romantis

pura-pura sedang baca :)  Jika ada yang bertanya, “Siapa murid yang paling romantis?” Maka tidak perlu waktu lama untuk menemukan jawaban dari pertanyaan di atas, saya akan tersenyum dan menjawab dengan suara lantang, biar seluruh penjuru sekolah mendengar jawaban saya, bahwa murid saya yang paling romantis itu adalah, “Azzam Helmi Muflih.” Bukannya Azzam itu orangnya rada-rada aneh, ya? Lupakan dulu keanehan-keanehan yang ada pada diri Azzam, sekarang saya ingin mengatakan bahwa dialah murid yang paling romantis. Saya mengenal Azzam pada semester satu tahun ajaran 2011/2012. Saat itu, saya menjadi pendamping wali kelas VIII Faithful. Sejak awal, saya memang sudah sering memperhatikan tingkah lakunya. Azzam yang rada-rada pemalu. Seingatnya saya, pada awal-awal saya bertemu dan berkenalan dengannya, dia tidak banyak bicara. Saya semakin kenal akan Azzam saat ia ikut mendesain kelas. Hampir setiap hari dia ikut membantu teman-temannya mendesain kelas agar terlih...

Les Tambahan, Penting, Nggak Sih?

  Pada saat pembelajaran Al-Qur’an sudah selesai, saya mengajukan sebuah pertanyaan pada Faraj.             “Tadi malam hafalannya disiapin, nggak?” Tanya saya pada Faraj yang sedang mencoba untuk menghafal surat Al-Insan.             “Nggak, Ustadz. Waktuku padat banget. Aku bingung kapan mau nyiapin hafalan untuk hari ini. Kemarin les ama Ustadz, setelah itu les di LIA sampai sore, malamnya juga ada les, terus hari ini ada UTS. Padat banget, Ustadz.”             “Terus gue harus bilang wow, gitu?” Tanya saya iseng, biar dia tidak terlalu tegang. “Nggak usah, Ustadz.” Jawabnya sambil menundukkan kepala. Saya tersenyum, kemudian saya mempersilahkan dia untuk kembali ke kelas untuk mengikuti pelajaran selanjutnya, tidak lupa saya ingatkan agar ia menyiapkan hafalannya untuk pertemuan selanjutnya. Fara...