Skip to main content

Sebuah Persembahan

Temu Tokoh

Kali ini, aku ingin menuliskan sebuah puisi yang aku tulis khusus buat murid-muridku. Puisi ini aku buat saat jam istirahat, kurang lebih butuh waktu 7 menit untuk merangkai kata menjadi kalimat-kalimat yang rada-rada aneh menurutku. Aku bukan tipe orang yang pandai merangkai kata menjadi kalimat yang indah bermakna. Namun, setidaknya aku mencoba untuk membuat sebuah persembahan untuk mereka, murid-muridku yang selama ini telah menjadi bagian dari kehidupanku.

∞∞

“Kadang”

Kadang, aku terdiam
Menatap wajah seribu malaikat yang ada di hadapanku
Kadang, aku tertawa
Saat kalian dengan lugunya menarik tanganku, mengajakku bermain bersama
Kadang, aku tertunduk malu
Saat kalian lebih rajin tadarus Al Qur’an dibandingkan aku
Kadang, aku menerawang
Saat kalian bertanya tentang hal yang tidak kumengerti
Namun, kadang aku berlari
Mengejar langkah kalian yang tak lagi lambat, kalian terus melangkah, mencoba meraih mimpi
Dan kini, aku berdiri di hadapan kalian
Tersenyum, tertawa, dan menikmati pagi
Meski kadang mentari enggan menampakkan sinarnya
Sekuat apa pun aku memegang kalian
Seerat apapun aku merangkul kalian
Suatu saat kalian akan pergi
Dan jika memang itu terjadi,
Aku berharap masih ada tentangku di lubuk hati kalian

Comments

Post a Comment

Jangan Lupa Tinggalkan Komentarnya Gan

Popular posts from this blog

Memilih Antara Sekolah Swasta dan Sekolah Negeri: Pertimbangan Orangtua dalam Pendidikan Anak

Pendidikan adalah salah satu aspek paling penting dalam perkembangan anak-anak kita. Sejak dini, kita sebagai orangtua dihadapkan dengan pilihan yang signifikan: memilih antara sekolah swasta dan sekolah negeri untuk anak-anak kita. Keputusan ini seringkali tidak mudah, karena melibatkan banyak faktor yang harus dipertimbangkan secara cermat. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai pertimbangan yang sering menjadi dasar pilihan orangtua, serta analisis mendalam mengenai perbedaan, kelebihan, dan kelemahan dari kedua jenis pendidikan ini. Perbedaan Antara Sekolah Swasta dan Sekolah Negeri Sebelum kita memasuki pembahasan lebih mendalam, ada baiknya untuk memahami secara jelas perbedaan mendasar antara sekolah swasta dan sekolah negeri. 1. Pendanaan dan Kepemilikan: Sekolah Negeri: Didanai dan dioperasikan oleh pemerintah setempat atau pemerintah pusat. Mereka biasanya tidak mengenakan biaya pendidikan (atau mengenakan biaya yang sangat terjangkau) dan didirikan untuk memastik...

Navigating the Uncharted Waters: Unique Mental Health Challenges Faced by Young Muslims

Mental health awareness has gained prominence in recent years, shedding light on the diverse challenges faced by different communities. For young Muslims, there are distinctive mental health hurdles that often go unnoticed. As they balance their faith, cultural backgrounds, and the demands of modern society, young Muslims encounter a unique set of challenges that impact their mental well-being. This article explores some of these challenges and offers insights into addressing them. Islamophobia and Discrimination One of the prominent challenges young Muslims face is Islamophobia and discrimination. The rise of hate crimes, negative media portrayals, and cultural bias can lead to feelings of isolation and anxiety among young Muslims. Experiencing discrimination can undermine their self-esteem and contribute to heightened stress levels. Identity Confusion Navigating the complexities of identity is a common struggle for young Muslims. They often grapple with questions about their...

Kepemimpinan Perempuan dalam Sejarah Peradaban Islam: Inspirasi dari Para Pahlawan

Sejarah peradaban Islam yang kaya tidak hanya melibatkan figur-figur laki-laki yang terkenal, tetapi juga banyak wanita yang memainkan peran penting dalam menginspirasi dan membentuk masa depan umat Islam. Kepemimpinan perempuan dalam sejarah Islam tidak hanya mencakup peran sebagai ibu, istri, atau sahabat, tetapi juga sebagai pemimpin politik, ilmuwan, filosof, dan aktivis sosial yang berpengaruh. Berikut beberapa contoh nyata dari kepemimpinan perempuan dalam sejarah peradaban Islam: 1. Aisyah binti Abu Bakar Aisyah binti Abu Bakar adalah istri Nabi Muhammad SAW yang memiliki peran penting dalam menyebarkan dan mengajarkan hadis-hadis Nabi. Dilahirkan sekitar tahun 614 Masehi, Aisyah dikenal karena kecerdasannya dalam memahami ajaran Islam dan berbagai aspek kehidupan pada masa itu. Dia menikah dengan Nabi Muhammad pada usia muda dan menjadi salah satu istri yang paling dekat dengannya. Selain sebagai istri dan teman setia Nabi, Aisyah juga dikenal sebagai seorang pendidik dan cende...