Skip to main content

Sjaki Tari-Us: Yuk Bantu Mereka Mewujudkan Mimpi

sumber: http://www.sjakitarius.nl/
Setiap dari kita pasti memiliki impian, mulai dari hal yang paling sederhana sampai pada hal-hal yang menurut sebagian orang tidak mungkin untuk diraih. Itulah kekuatan mimpi, ia mampu memompa semangat demikian kuat untuk mencapai apa yang sudah diperjuangkan. Di dalam hidup ini, tugas kita hanyalah berusaha sebaik mungkin dalam meraih apa-apa yang kita impikan, selebihnya biarlah Tuhan yang akan memberikan jalan kepada kita melalui rencana-Nya yang kadang di luar dugaan kita.
Berbicara tentang mimpi, kali ini saya ingin bercerita tentang anak-anak luar biasa yang saya kenal ketika sedang berada di Bali, tepatnya Ubud. Mereka menamakan sekolah mereka dengan nama Sjaki Tari-Us, sebuah lembaga non profit yang bergerak di dalam bidang pendidikan bagi anak-anak yang memiliki masalah dengan mental (mental disability). Saya berkenalan dengan mereka melalui David, seorang teman berkebangsaan Belanda yang sedang magang di sana. David mengajak saya bertemu mereka dan mengisi liburan saya dengan bermain bersama mereka, sebuah pengalaman yang tidak mungkin saya lupakan.
sumber: http://www.sjakitarius.nl/
Pertemuan pertama dengan mereka, anak-anak luar biasa ini membuat saya terus ingin bertemu dengan mereka, bermain bersama mereka, tertawa bersama, kejar-kejaran sambil mengendarai sepeda, atau hanya sekadar duduk di depan TV bersama mereka. Melakukan semua itu bersama mereka membuat saya bahagia, merasakan bahagia yang sesugguhnya, betapa Tuhan Mahabaik, mempertemukan anak-anak ini dengan sekolah Sjaki Tari-Us, sekolah yang berusaha untuk memberikan pendidikan bagi anak-anak hebat ini, mau menerima mereka apa adanya, dan mau berjuang demi masa depan mereka yang lebih baik.
Di Ubud-Bali, di tengah hingar bingar keramaiannya yang sudah menjadi Desa Internasional, terdapat anak-anak dengan beraneka ragam keistimewaan, mulai dari Down Syndrom, Autistik, dan lain sebagainya. Ketidaktahuan para orangtua dalam menangani anak-anak istimewa ini membuat mereka tumbuh begitu saja tanpa banyak belajar. Butuh perjuangan besar bagi pihak sekolah untuk meyakinkan para orangtua agar mau menyekolahkan anak-anak mereka ke Sjaki Tari-Us ini.
sumber: http://www.sjakitarius.nl/
Kini, anak-anak istimewa ini punya mimpi besar, mereka memiliki mimpi untuk bisa memiliki sekolah yang layak bagi mereka, sekolah yang akan menjadi tempat mereka menimba ilmu, sekolah yang akan menjadikan mereka lebih baik dari sebelumnya, sekolah yang akan menjadi tempat mereka berbagi kasih pada sesama. Bukankah bahagia jika melihat anak-anak ini bisa bersekolah dengan baik? Mendapatkan pendidikan yang layak bagi mereka?
Nah, sekarang, saya ingin mengajak teman-teman untuk ikut mewujudkan mimpi mereka dalam membangun sekolah yang layak untuk mereka. Berapapun donasi yang bisa teman-teman kumpulkan untuk mereka akan sangat berarti bagi mereka. Saya ingin mengajak teman-teman untuk urun tangan dalam membangun semangat anak-anak istimewa ini. Jika bukan kita yang peduli akan pendidikan bagi mereka, siapa lagi?
Mereka adalah tunas-tunas bangsa yang memerlukan perhatian dari kita semua, kitalah yang seharusnya mengepakkan sayap, mengajak mereka untuk bermimpi tinggi, demi kehidupan yang lebih baik. Ada banyak cara yang bisa teman-teman lakukan untuk membantu mereka, bisa dengan datang langsung ke Sjaki Tari-Us-Ubud-Bali, bertemu dengan mereka dan menyaksikan kegiatan mereka yang beraneka ragam; mulai dari membuat aneka ragam kreasi yang dijual bagi para tamu yang datang dan masih banyak lagi kegiatan lain yang begitu inspiratif dan sayang jika dilewatkan begitu saja.

Melalui tulisan ini, saya ingin mengajak teman-teman untuk membantu mereka membangun sekolah, sekolah impian bagi mereka. Berapapun donasi yang teman-teman berikan akan sangat berarti bagi mereka, anak-anak bangsa yang luar biasa. Bagi teman-teman yang ingin ikut memberikan donasi, silahkan langsung menuju ke website Sjaki Tari-Us untuk keterangan lebih lanjut. Salam cinta dari Sjaki Tari-Us-Ubud-Bali, semoga kebaikan selalu menyertai kita semua. Amin.

Comments

Post a Comment

Jangan Lupa Tinggalkan Komentarnya Gan

Popular posts from this blog

Memilih Antara Sekolah Swasta dan Sekolah Negeri: Pertimbangan Orangtua dalam Pendidikan Anak

Pendidikan adalah salah satu aspek paling penting dalam perkembangan anak-anak kita. Sejak dini, kita sebagai orangtua dihadapkan dengan pilihan yang signifikan: memilih antara sekolah swasta dan sekolah negeri untuk anak-anak kita. Keputusan ini seringkali tidak mudah, karena melibatkan banyak faktor yang harus dipertimbangkan secara cermat. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai pertimbangan yang sering menjadi dasar pilihan orangtua, serta analisis mendalam mengenai perbedaan, kelebihan, dan kelemahan dari kedua jenis pendidikan ini. Perbedaan Antara Sekolah Swasta dan Sekolah Negeri Sebelum kita memasuki pembahasan lebih mendalam, ada baiknya untuk memahami secara jelas perbedaan mendasar antara sekolah swasta dan sekolah negeri. 1. Pendanaan dan Kepemilikan: Sekolah Negeri: Didanai dan dioperasikan oleh pemerintah setempat atau pemerintah pusat. Mereka biasanya tidak mengenakan biaya pendidikan (atau mengenakan biaya yang sangat terjangkau) dan didirikan untuk memastik...

Navigating the Uncharted Waters: Unique Mental Health Challenges Faced by Young Muslims

Mental health awareness has gained prominence in recent years, shedding light on the diverse challenges faced by different communities. For young Muslims, there are distinctive mental health hurdles that often go unnoticed. As they balance their faith, cultural backgrounds, and the demands of modern society, young Muslims encounter a unique set of challenges that impact their mental well-being. This article explores some of these challenges and offers insights into addressing them. Islamophobia and Discrimination One of the prominent challenges young Muslims face is Islamophobia and discrimination. The rise of hate crimes, negative media portrayals, and cultural bias can lead to feelings of isolation and anxiety among young Muslims. Experiencing discrimination can undermine their self-esteem and contribute to heightened stress levels. Identity Confusion Navigating the complexities of identity is a common struggle for young Muslims. They often grapple with questions about their...

Kepemimpinan Perempuan dalam Sejarah Peradaban Islam: Inspirasi dari Para Pahlawan

Sejarah peradaban Islam yang kaya tidak hanya melibatkan figur-figur laki-laki yang terkenal, tetapi juga banyak wanita yang memainkan peran penting dalam menginspirasi dan membentuk masa depan umat Islam. Kepemimpinan perempuan dalam sejarah Islam tidak hanya mencakup peran sebagai ibu, istri, atau sahabat, tetapi juga sebagai pemimpin politik, ilmuwan, filosof, dan aktivis sosial yang berpengaruh. Berikut beberapa contoh nyata dari kepemimpinan perempuan dalam sejarah peradaban Islam: 1. Aisyah binti Abu Bakar Aisyah binti Abu Bakar adalah istri Nabi Muhammad SAW yang memiliki peran penting dalam menyebarkan dan mengajarkan hadis-hadis Nabi. Dilahirkan sekitar tahun 614 Masehi, Aisyah dikenal karena kecerdasannya dalam memahami ajaran Islam dan berbagai aspek kehidupan pada masa itu. Dia menikah dengan Nabi Muhammad pada usia muda dan menjadi salah satu istri yang paling dekat dengannya. Selain sebagai istri dan teman setia Nabi, Aisyah juga dikenal sebagai seorang pendidik dan cende...