Skip to main content

Posts

Mafaza

26 Juni Tadi pagi, saya dan santri Mafaza duduk bareng, kemudian mencoba untuk menganalisa kembali apa yang sudah kami lakukan dalam satu semester ini. Menjelang Ramadhan, kegiatan kajian rutin akan diganti dengan kegiatan-kegiatan Ramadhan yang sudah disusun sedemikian baik oleh mereka. Saya bangga bisa mengenal mereka semua. Sehari sebelumnya, saya sudah memberi mereka kesempatan untuk menulis kritik dan saran yang ditujukan untuk diri saya pribadi. Kritik dan saran ini dalam rangka introspeksi diri pribadi, agar bisa menjadi lebih baik lagi dalam membimbing mereka semua. Mereka bukan hanya sekadar santri bagi saya, tapi juga adik dan juga sahabat yang baik yang bisa menjadi teman berbagi suka dan duka. Mungkin perbedaan umur yang tidak terlalu jauh membuat kami lebih dekat satu sama lain meski memang belum sepenuhnya saya mengenal mereka satu persatu karena memang belum lama saya membina mereka secara penuh. Saya memang suka memberikan kesempatan anak-anak di sekol...

Kesadaran Beragama

  Seseorang yang terlahir sebagai seorang muslim tidak bisa menjadi jaminan bahwa dia akan memiliki kesadaran beragama yang baik. Seseorang yang memiliki pemahaman agama yang mapan bukan berarti dia adalah orang yang memiliki kesadaran beragama. Sekadar lahir sebagai seorang muslim saja tidak lah cukup jika tidak diiringi dengan belajar tentang agama yang kita yakini. Sekadar paham saja tidaklah cukup jika tidak disertai dengan pengamalan akan ilmu yang kita miliki. Sederhananya begini, sekadar tahu tata cara shalat yang baik dan benar saja tidaklah cukup, jika tidak disertai dengan mendirikan shalat dengan baik dan benar. Sekadar tahu halal dan haram saja tidaklah cukup, jika tidak disertai dengan pengamalan untuk menjauhi yang haram dan melakukan sesuatu yang halal. Saat ini, kita bisa menyaksikan ada banyak orang yang memiliki ilmu Agama yang baik, tapi hanya sekadar paham agama, tapi tidak memiliki kesadaran beragama yang baik. Inilah sebenarnya yang menjadi masalah ...

Motivation Day

31 Mei 2014 Hari ini, saya dan anak-anak mengadakan kegiatan “Motivation Day” setelah sebelumnya mengikuti kegiatan sahabat asuh di desa. Saya memang sedang mengajarkan anak-anak untuk berempati pada sekitar mereka, untuk mulai membuka mata bahwa ada banyak orang-orang yang membutuhkan uluran tangan mereka. Kemarin kami sudah praktik berbagi kepada anak-anak TPA di Karanggintung, dan hari ini kami belajar tentang empati dari seseorang yang memang memiliki pengalaman berharga dalam berbagai macam kegiatan sosial, beliau adalah Mas Hidayat, S.Sos, Direktur Lazis Masjid Fatimatuzzahra Purwokerto. Dengan berbagai macam pengalaman dalam lingkung sosial, saya merasa beliau adalah orang yang tepat untuk menggugah anak-anak agar mau peduli pada sesama. Kegiatan kami dimulai pukul 07.30 pagi di Libero Café. Saat anak-anak datang, saya memutar sebuah video yang berisi foto-foto kebersamaan kami selama kurang lebih satu tahun terakhir. Selain kegiatan motivasi, hari ini merupakan...

Sahabat Asuh

Salam, selamat pagi menjelang siang semuanya, semoga hari ini kita semua bisa menjalani hari dengan baik, ya. Jadi ceritanya begini, kemarin saya dan anak-anak mengadakan kegiatan sahabat asuh di Desa Karanggintung, Sumbang. Ini bagian dari program kelas. Setiap kelas mengadakan kegiatan ini di tempat-tempat yang memang membutuhkan. Semua diserahkan ke masing-masing kelas masalah tempat pelaksanaan kegiatan.  Kami sudah berada di lokasi sejak pukul 07.30 untuk menyiapkan tempat. Kebetulan kami menyewa balai desa sebagai tempat bertemu dengan anak-anak TPA Karanggintung. Setelah semua siap, anak-anak TPA pun mulai berdatangan. Di undangan yang sudah kami sebar ke empat TPA setempat, kedatangan anak-anak seharusnya pukul 08.30, tapi mereka kayaknya rajinnn banget, belum jam delapan mereka sudah rame aja di balai desa. Nggak apa-apa juga, sih. Setidaknya masih bisa bercanda ria bersama mereka sebelum rangkain kegiatan sahabat asuh dimulai. Anak-anak itu bikin gemess...