Skip to main content

Posts

Guru Favorit

Dua hari yang lalu, saat jam makan siang, tiba-tiba ada dua orang juarnalis yang datang ke sekolah dan mencari saya. Padahal tidak ada informasi sebelumnya, tidak ada janji sebelumnya. Tiba-tiba mereka nongol aja di sekolah dan langsung mencari saya. Saya rada kaget, ini kenapa mereka nyariin saya? Saya kan nggak ada terkenalnya, kenapa bisa mencari saya?   muwhahaha Faris sedang berada di samping saya, saat keduanya meminta waktu untuk berbincang dengan saya. Konon mereka sudah lebih dulu bertemu dengan anak-anak dan bertanya kepada mereka tentang sosok “Guru Favorit” mereka dan nama saya yang keluar sebagai guru favorit mereka. Wuahaha ini sedikit lucu deh menurut saya. “Kami akan akan mem- publish tentang Bapak sebagai Guru Favorit bagi anak-anak di sekolah ini.” Begitulah penjelasan mereka saat saya Tanya tujuan dari wawancara singkat ini. Saya hanya tersenyum tipis, sambil menatap wajah mereka yang seolah-olah ingin menerkam saya #iniLebay Dan akhirn...

Puasa Gadget

Puasa gadget, pernah mendengar dengan istilah ini? Tentu pernah, dong, ya. Awalnya saya membaca salah satu postingan seorang teman blogger tentang bagaimana dia berhasil melakukan puasa gadget. Ih, keren, kan? Ternyata ada juga yang namanya puasa gadget wuehehe. Puasa gadget bukan berarti kita nggak bersinggungan dengan gadget, akan tetapi me-manage penggunaannya sebaik mungkin dan tidak membuat kita lalai gara-gara gadget ini. Sahabat blogger saya berhasil melakukannya, dia mengaku lebih produktif sejak dia mengatur sedemikian rupa penggunaan gadget miliknya dan saya? Oh merasa ditampar-tampar, secara saya itu udah kecanduan akut dengan gadget, hidup serasa nggak tenang kalo nggak bawa gadget kemana pun pergi. Sebenarnya saya nggak terlalu kecanduan banget dengan gadget, tapi kadang-kadang saya malah lupa waktu kalo udah bersama di gadget, browsing ABC, maen sosial A B C D E F dan sebagainya, sampai membuat yang lain terlupakan. Parah, kan? Meski Cuma sesekali saja #alesan ...

Bincang-bincang Islami

Salam, Kali ini saya ingin bercerita tentang satu sosok yang begitu menginspirasi saya, dengan gayanya yang begitu santun dan sangat lembut ketika berbicara, beliau adalah Prof. Dr. Amir Yasin An-Najjar, Guru Besar Filsafat Islam dari Canal Suez University, Mesir. Ini adalah pertemuan kedua saya dengan beliau. Beberapa waktu yang lalu, dalam seminar Internasional yang diadakan oleh STAIN Purwokerto, beliau diundang sebagai pembicara dan kebetulan beliau tinggal tidak jauh dari tempat saya. Itu adalah pertemuan kali pertama saya dengan beliau. Dan kali ini, kunjungan beliau ke Purwokerto lebih lama dari sebelumnya, 20 hari Insya Allah beliau akan bersama kami disini, sudah dua minggu berlalu kebersamaan kami dengan beliau, dan itu artinya beliau segera akan kembali ke Negaranya, dan tentu kami akan merindukan kebersamaan dengan beliau. Saya masih ingat dengan baik, saat beliau meminta saya menerjemahkan sekian banyak pesan dari operator seluler yang masuk ke dalam telep...

Menulis dan Membaca Itu Membahagiakan

“Buku yang kubaca selalu memberi sayap-sayap baru, membawaku terbang ke taman-taman pengetahuan paling menawan, melintasi waktu dan peristiwa, berbagi cerita cinta, menyapa semua tokoh yang ingin kujumpai, sambil bermain di lengkung pelangi.” ( Abdurrahman Faiz) Setelah dua hari rehat sejenak di kamar, karena kondisi kesehatan saya yang akhir-akhir ini mudah lelah, hari ini saya kembali masuk dan tentunya bertemu dengan anak-anak didik saya yang nyerocos nanya banyak hal pas bertemu mereka. Dan saya? Hanya bisa tersenyum manis, sambil menjabat tangan mereka dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka penuh semangat. Meski sebenarnya sejak tadi saya sudah di depan laptop, menulis alias curhat di blog karena sudah jarang nulis di blog. Kalian tahu, nggak? Masa nggak tahu, sih? Seriusan nggak tahu? #dijitakrame-rame Selalu ada yang nyesek kalo saya belum nulis. Di otak saya bertebaran ide-ide yang minta segera ditulis. Di otak saya berseliweran berbagai macam curhat y...