Skip to main content

Posts

Puasa Gadget

Puasa gadget, pernah mendengar dengan istilah ini? Tentu pernah, dong, ya. Awalnya saya membaca salah satu postingan seorang teman blogger tentang bagaimana dia berhasil melakukan puasa gadget. Ih, keren, kan? Ternyata ada juga yang namanya puasa gadget wuehehe. Puasa gadget bukan berarti kita nggak bersinggungan dengan gadget, akan tetapi me-manage penggunaannya sebaik mungkin dan tidak membuat kita lalai gara-gara gadget ini. Sahabat blogger saya berhasil melakukannya, dia mengaku lebih produktif sejak dia mengatur sedemikian rupa penggunaan gadget miliknya dan saya? Oh merasa ditampar-tampar, secara saya itu udah kecanduan akut dengan gadget, hidup serasa nggak tenang kalo nggak bawa gadget kemana pun pergi. Sebenarnya saya nggak terlalu kecanduan banget dengan gadget, tapi kadang-kadang saya malah lupa waktu kalo udah bersama di gadget, browsing ABC, maen sosial A B C D E F dan sebagainya, sampai membuat yang lain terlupakan. Parah, kan? Meski Cuma sesekali saja #alesan ...

Bincang-bincang Islami

Salam, Kali ini saya ingin bercerita tentang satu sosok yang begitu menginspirasi saya, dengan gayanya yang begitu santun dan sangat lembut ketika berbicara, beliau adalah Prof. Dr. Amir Yasin An-Najjar, Guru Besar Filsafat Islam dari Canal Suez University, Mesir. Ini adalah pertemuan kedua saya dengan beliau. Beberapa waktu yang lalu, dalam seminar Internasional yang diadakan oleh STAIN Purwokerto, beliau diundang sebagai pembicara dan kebetulan beliau tinggal tidak jauh dari tempat saya. Itu adalah pertemuan kali pertama saya dengan beliau. Dan kali ini, kunjungan beliau ke Purwokerto lebih lama dari sebelumnya, 20 hari Insya Allah beliau akan bersama kami disini, sudah dua minggu berlalu kebersamaan kami dengan beliau, dan itu artinya beliau segera akan kembali ke Negaranya, dan tentu kami akan merindukan kebersamaan dengan beliau. Saya masih ingat dengan baik, saat beliau meminta saya menerjemahkan sekian banyak pesan dari operator seluler yang masuk ke dalam telep...

Menulis dan Membaca Itu Membahagiakan

“Buku yang kubaca selalu memberi sayap-sayap baru, membawaku terbang ke taman-taman pengetahuan paling menawan, melintasi waktu dan peristiwa, berbagi cerita cinta, menyapa semua tokoh yang ingin kujumpai, sambil bermain di lengkung pelangi.” ( Abdurrahman Faiz) Setelah dua hari rehat sejenak di kamar, karena kondisi kesehatan saya yang akhir-akhir ini mudah lelah, hari ini saya kembali masuk dan tentunya bertemu dengan anak-anak didik saya yang nyerocos nanya banyak hal pas bertemu mereka. Dan saya? Hanya bisa tersenyum manis, sambil menjabat tangan mereka dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka penuh semangat. Meski sebenarnya sejak tadi saya sudah di depan laptop, menulis alias curhat di blog karena sudah jarang nulis di blog. Kalian tahu, nggak? Masa nggak tahu, sih? Seriusan nggak tahu? #dijitakrame-rame Selalu ada yang nyesek kalo saya belum nulis. Di otak saya bertebaran ide-ide yang minta segera ditulis. Di otak saya berseliweran berbagai macam curhat y...

Les Bahasa Inggris (Lagi)

Les tambahan penting, nggak sih? Saya pernah mengajukan pertanyaan ini kepada beberapa murid saya dan mereka memiliki jawaban tersendiri tentang keputusan yang mereka ambil. Dan saya menghargai itu. Hari ini, saya pun akhirnya akan memulai menjadi salah satu peserta kursus Bahasa Inggris (lagi), tidak tanggung-tanggung, saya akan mengikuti les Bahasa Inggris setiap hari Senin sampai dengan Jumat, dari pukul 15.30 sampai 17.00, kebayang gimana capeknya? Padahal setiap hari saya harus kerja sampai pukul 14.30. Sekarang saya les di dua tempat, di LIA dan UPT Bahasa Universitas Jendral Soedirman. Saya sudah ikut les di LIA sejak beberapa bulan yang lalu, dan saya merasakan perkembangan yang cukup baik, baik dari pengucapan, dan juga tata bahasa. Sedangkan di UPT Bahasa Unsoed baru akan dimulai pekan depan, hari ini adalah pretest. “Ustadz, ngapain ikutan les, bukannya udah pintar Bahasa Inggris?” Tanya beberapa anak didik saya. Pintar? Haha Saya itu memang ak...