Skip to main content

Posts

One Day One Juz

Kapan terakhir kali kamu khatam Al Quran? Tahun lalu? Setengah tahun yang lalu? Sebulan yang lalu? Atau malah belum pernah khatam Al Quran seumur hidup? Coba kamu ingat-ingat kembali kapan terakhir kali kamu khatam membaca kalam Ilahi, kapan terakhir kali kamu merasakan betapa indah bercengkerama dengan Allah melalui ayat-ayat-Nya. Jika sudah lama, mungkin sekarang saatnya untuk kembali memulai rajutan cinta akan Al Quran yang merupakan panduan hidup kita di dunia ini. Ketika kita berpegang teguh pada Al Quran dan As Sunnah, maka Insyaallah kita akan menjadi pribadi muslim yang dilimpahi rahmat oleh Allah SWT. Mau hidup berlimpah rahmat, kan? Saya akan memulai cerita pertama kali saya diberi Allah motivasi untuk rajin membaca dan mulai menghafal Al Quran. Pada saat Musabaqah Tilawatil Quran tingkat nasional di Bengkulu, saya bertemu dengan seorang anak kecil (saya lupa asalnya) yang sudah hafal Al Quran saat ia baru lulus Sekolah Dasar, sedangkan saat itu saya sudah mas...

Titik Balik

Sejak 2,5 tahun yang lalu saya hidup berdampingan dengan hampir 30 mahasiswa yang kebetulan menjadi santri di masjid fatimatuzzahrah dimana saya menjadi salah satu imam disana. 2,5 tahun itu saya memang sempat membina mereka untuk beberapa saat, selebihnya saya hanya sekadar menjadi Imam, dan kadang-kadang saja mengajari mereka membaca Al Quran, itu pun kalau diberi jadwal untuk membina mereka semua. Jika tidak dikasih, saya pun tidak terlalu terpikir untuk membina mereka, malah kadang terkesan menghindar. Pascaoperasi kemarin menjadi salah satu titik balik luar biasa bagi diri saya, betapa saya bahagia saat mereka beramai-ramai datang ke Rumah Sakit, menjaga saya dengan baik, meski saya bukanlah saudara mereka. Mereka dengan setia menjaga saya yang jauh dari keluarga besar saya di pulau seberang sana. Mereka dengan senang hati melayani semua kebutuhan saya sejak hari pertama masuk Rumah Sakit, sampai saya diizinkan pulang dan hingga hari ini, mereka tetap menjaga saya denga...

Indahnya Sehat

Salam Selamat pagi semuanya, penasaran, ya, saya kemana aja selama sepekan terakhir? #sokpenting Meski kalian tidak bertanya dan mungkin juga tidak ingin tahu, tapi karena saya ini memang orangnya baik #kumat, tanpa kalian minta pun saya akan ceritain kegiatan selama sepekan terakhir wuahhaha. Jadi ceritanya hari Senin lalu itu saya ketemuan ama dokter di Rumah Sakit (jangan mikir negatif dulu hehe) dan sempat kaget sih waktu dokternya bilang kalo saya yang gantengnya nggak banget ini punya penyakit Hernia. Duh, saya kok nggak pernah denger penyakit itu, ya? #dasarkuper haha Dokternya menjelaskan panjang lebar tentang penyakit yang ada di diri saya ini dan saya Cuma duduk manis di depan sang dokter sambil sesekali pasang mimik sok serius #plak Setelah dirasa cukup, saya pun kabur ke rumah dan langsung duduk manis di depan laptop sampai tengah malam, membaca berbagai macam sumber tentang penyakit hernia ini. Setelah dirasa cukup, sebelum subuh saya sudah bangun dan ...

Pengumuman Pemenang Kuis Dear Faris

Salam Halo semuanya, duh, maaf nih, baru sempat membuat pengumuman pemenang #KuisDearFaris, harap maklum, seminggu kemarin saya lagi pendekatan dengan Rumah Sakit, menjalani proses operasi yang aduh kalo diceritain dimari malah saya jadi malu sendiri nanti. Masa laki-laki dengan perut one pack (baca: buncit) ini pake acara nangis pas dioperasi, cemen banget, kan, saya ini? Eh kok saya jadi curhat sih. Maklum, bawaan lahir saya memang tukang curhat haha Baiklah, sejujurnya, ini adalah kuis pertama kali yang saya posting di blog, biasanya saya hanya membuat kuis di facebook karena memang peserta lebih mudah untuk ikutan, tapi akhirnya saya memutuskan untuk mencobanya, dan terimakasih loh sudah pada ikutan. Saya sudah dag dig dug banget takut bakalan kosong nih peserta kuis hehe. Tapi ternyata ada juga yang khilaf dengan kuis yang saya buat dan akhirnya memutuskan untuk ikut. Eh udah kebanyakan ngoceh belum sih? Maklum, saya itu kalo nulis suka lupa diri #gigitbantal ...

Dear Faris "Catatan Inspirasi Si Pahlawan Kecil"

    Bahagia, satu kata itu yang selalu muncul tiap kali saya menulis. Menulis adalah bagian dari saya yang sudah mulai saya cintai sejak beberapa tahun terakhir. Ada bahagia yang meluap-luap saat melihat buku saya terbit. Sebagian besar dari buku saya adalah based on a true story , saya merasa lebih nyaman menulis apa yang benar-benar saya alami. Saya masih belajar untuk bisa menulis fiksi, dan itu memang butuh waktu. Saya harus meluangkan waktu untuk bisa menulis dengan baik dan lebih baik lagi. Menulis itu candu, candu yang nikmat. Kamu tahu, saya menemukan passion ini sejak menjelang semester akhir kuliah dan saya masih ingat dengan baik, ketika ada orang yang merobek tulisan saya di majalah dinding kampus dan itu saya jadikan semangat untuk terus berkarya. Kemarin, saya mendapatkan kiriman paket buku terbaru saya yang berjudul “Dear Faris” sebuah buku yang juga saya ambil dari catatan harian saya saat menemani dia di kondisi yang terluka. Faris ...