Skip to main content

Posts

Anak-anakku Hebat

Saat kegiatan motivation day "Mulia dengan Al Quran" Anak-anak di kelas yang saya ampu, selalu saya tekankan untuk shalat lima waktu tepat waktu dan berjemaah. Setiap pagi, sebelum memulai pelajaran, saya selalu menanyakan apakah mereka shalat tepat waktu atau tidak. Selain menanyakan shalat lima waktu, saya tidak lupa memastikan bahwa mereka semua sudah melaksanakan shalat dhuha sebelum bel masuk sekolah berdering. Ehm… bahagia melihat mereka memulai hari dengan tadarus dan shalat dhuha terlebih dahulu. Bagaimana dengan kalian, saudaraku? Jika anak-anak didik saya bisa tadarus dan shalat dhuha terlebih dahulu sebelum pembelajaran dimulai, kalian pasti bisa mengikuti jejak mereka, tadarus dan shalat dhuha sebelum memulai aktifitas harian. Bisa, kan? Hehe Nah, ada satu murid saya yang mengalami perubahan yang luar biasa besar. Saya mengenalnya sebagai sosok yang jarang bicara, dan jarang sekali mau shalat berjemaah di masjid. Sejak  sepekan yang lalu dia sudah mulai...

Inspirasi Akhir Pekan

Sayang banget nih fotonya cuma sedikit haha Sejak awal bulan Februari lalu, saya bertekad akan mengisi akhir pekan saya dengan hal-hal yang lebih bermanfaat. Biasanya saya hanya bermalas-malasan di kamar, nonton film, makan mulu dan masih banyak lagi hal-hal yang sebenarnya kalo dipikir malah banyak ruginya karena saya merasa tidak ada progress, cuma gitu-gitu aja. Saya merasakan kejenuhan yang luar biasa saat di akhir pekan, bukan malah bahagia. Seharusnya saya bisa bahagia di waktu luang saya setelah menjalankan rutinitas selama sepekan. Ehm… tapi ini malah jenuh haha. Berdasarkan pengalaman akhir pekan yang menjenuhkan, akhirnya saya membuat tekad pada diri, agar melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi orang lain, meski itu adalah akhir pekan. Saya memberi nama keinginan saya ini dengan nama “Inspirasi Akhir Pekan” haha. Soalnya, saya rela diundang kesana kemari mengisi berbagai macam kegiatan; kependidikan, kepenulisan, kunjungan sosial, dan lain sebagainya dan itu saya ...

Dear Faris

Hy,,, Aku datang dengan penuh harapan, dari jauh dan membawa cita, tiada kusangka, tiada kuduga, engkau hadir di hari-hariku #Nyanyi #LupaLirik.... haha Akhirnyaaaaa... setelah cukup lama menunggu, lahirlah sebuah karya yang saya beri judul "Dear Faris". Cukup rumit menulis buku ini, karena kebanyakan nangis dalam proses menulisnya. Buku ini merupakan Based on a true story. Buku ini merupakan catatan-catatan inspirasi saat saya menemani Faris Ersan Arizona, yang merupakan salah satu anak didik saya yang mengalami cobaan hidup yang begitu berat, tapi dia tetap tegar. Buku ini merupakan persembahan saya untuknya. Berikut saya sertakan sinopsisnya, ya.  Sinopsis:  Tak pernah terbayang olehku, anak sekecil itu harus menghadapi cobaan yang begitu berat. Ditinggal orang yang dicintai untuk selamanya di tengah rasa sakit pascaoperasi akibat kecelakaan. Aku tahu, Faris pastilah sangat sedih meski senyum cerianya mampu menutupi kegundahan yang ada. Masih kuingat kata...

Kuis Buku Dear Faris

Salam,.. Selamat pagi semuanya, selamat menikmati akhir pekan (meski saya kudu lembur sampai sore nanti #curhat). Setelah kemarin koar-koar tentang lomba Buku Gratis dari saya yang berjudul “Dear Faris” di Facebook, kali ini saya akan membuat lomba serupa yang berhadiah buku yang sama, bedanya kali ini hadiahnya saya peruntukkan untuk tiga orang pemenang yang masing-masing akan mendapatkan satu buah buku “Dear Faris” + Tanda tangan penulisnya (iya, itu saya, jangan nanya lagi siapa penulisnya wuahhaha). Baiklah, saya sudah kebanyakan cuap-cuap deh kayaknya, mendingan saya langsung saja membuat ketentuan lomba ini. Sudah siaaappp??? Baiklah mari kita mulai: Satu : Pastikan kamu adalah seorang blogger, karena kuis ini harus di posting di blog kalian masing-masing. Nggak ada ketentuan apakah kamu pencinta blogspot, wordpress dsb, intinya kamu adalah seorang blogger, jelas? #mendadakgalak karena kalo kamu adalah Krisdayanti, aku nggak mungkin sanggup bayar #sotoy Dua : Pa...

Tentang Sahabat

Perjalanan demi perjalanan, mengajarkan saya akan sebuah kemandirian hidup, mengajarkan saya akan rasa syukur yang luar biasa. Saat berada di Bali , saya semakin bersyukur kepada Tuhan, karena selama ini saya ditempatkan di daerah yang muslimnya mayoritas, dimana saya bisa mendengar adzan setiap kali waktu shalat tiba, dimana saya bisa ke masjid hanya dengan berjalan kaki bila ingin shalat berjamaah di Masjid, dan banyak lagi kemudahan-kemudahan lain yang selama ini kadang lupa untuk saya syukuri. Perjalanan demi perjalanan juga membawa saya pada pertemuan-pertemuan tak terduga, kemudian mengajarkan saya bagaimana seharusnya bersikap terhadap orang-orang yang baru saya temui, bagaimana menghormati budaya sebuah daerah yang baru saya datangi, dan masih banyak lagi. Saya bertemu dengan berbagai macam orang, yang kemudian menjadi sahabat-sahabat saya selama perjalanan, atau bahkan setelah selesai menjelajah pun kami tetap menjaga hubungan baik. Bertemu dengan berbagai macam o...

Bali, The Island of Beauty 4

26 Desember 2013 Hutan Mangrove Setelah tiga hari sebelumnya menjelajah Bali secara full day tour, hari ini saya menjelajah lebih santai, ditemani oleh Hadi, yang merupakan teman kuliah dulu (berasa tua banget saya). Dia yang menghantarkan saya ke Hutan Mangrove yang dibudidayakan oleh dinas setempat. Hutan Mangrove ini cukup menawan, sajian mangrove yang hijau bisa kita nikmati dengan berjalan di atas jalan panggung yang sengaja didesain bagi pengunjung hutan mangrove. Sajian alam yang indah, hembusan angin yang menyejukkan bisa saya nikmati dengan baik. Namun sangat disayangkan, sampah masih saja menjadi pengganggu indahnya hutan mangrove ini. Untuk bisa masuk kesini, kita hanya membayar 5 ribu rupiah saja. Murah banget, kan? pemandangan elok bisa kita nikmati di sepanjang jalan yang ada di dalam hutan mangrove. setelah puas mengeksplorasi hutan mangrove, saya melanjutkan perjalanan ke Pantai Sanur yang tenang. Pantai Sanur Saya duduk di pinggir pantai, m...

Bali, The Island of Beauty 3

25 Desember 2013 Awalnya saya dan seorang teman saya akan menyewa motor, karena tiga orang teman lainnya ingin bermain water spot di Tanjung Benoa. Intinya kami memiliki tujuan yang berbeda hari ini. Akan tetapi, saya takut hujan kembali menemani perjalanan, sedangkan tujuan perjalanan hari ini cukup jauh; Ubud dan Kintamani. Perjalanan dari Kuta ke Ubud dan Kintamani kurang lebih memakan waktu dua jam perjalanan, bolak-balik sudah empat jaman, dan jika macet tentu akan lebih lama lagi. Ubud terkenal dengan keseniannya, ada banyak ragam kesenian disana, di sekitarnya juga ada Monkey Forest, Pasar Sukowati yang terkenal dengan pusat oleh-oleh khas Bali, dan lain sebagainya. Sedangkan Kintamani terkenal dengan Danau dan Bukit Baturnya. Setelah menggunakan rayuan maut (lebay), akhirnya saya berhasil membujuk tiga orang teman yang lain untuk kembali menyewa mobil, mereka menunda perjalanan demi ke Ubud dan Kintamani. Yeayyyy, ini namanya penghematan. Kalo nyewa mobil hanya u...