Skip to main content

Posts

Murka

Cinta, Sadarkah engkau bahwa aku membencimu melihat wajahmu aku sudah tidak sudi apalagi bertutur sapa dengan dirimu Aku sangat membencimu Why ? Karena engkau telah berani lari dariku tanpa seizinku Cintamu tak punya etika, tak punya hati Engkau datang sesuka hati dan pergi saat cintamu merasuk dalam jiwaku. Diam , teriakku saat engkau mencoba untuk berucap. Sudah cukup rasanya aku mendengar suara lirihmu Sedu sedan tangismu tak mampu jua membuatku tersenyum. Cukup , teriakku kembali padamu Pergi saja bersama hembusan angin Terbang layaknya kapas yang terbawa arah angin dan jangan kembali. Murkaku padamu belum berakhir ini hanya sekedar sesal yang sengaja engkau buat. aku Murka dengan Cinta yang telah engkau ukir

Hidup

Pada saat mudik lebaran kemarin, saya sempat bersilaturahmi ke rumah saudara yang baru saja ditinggal suaminya, ia menangis saat pertama kali melihat kedatangan saya, ia menangis karena masih tidak percaya dengan apa yang baru saja dialaminya. Bagaimana tidak, sekarang dia adalah seorang Janda muda yang memiliki 3 orang anak-anak yang masih sangat kecil, ia bahkan belum yakin dengan apa yang akan ia lakukan dengan kehidupan yang akan ia jalani kedepannya. Saya berusaha untuk memberikan ia pegangan agar kuat menjalani kehidupan ini. Kita memang tidak pernah tahu kapan dan dimana kita akan meninggalkan dunia fana ini.  Tidak ada yang bisa menjamin bahwa siang hari nanti kita semua masih bisa menikmati makan siang bersama teman, rekan kantor, keluarga dan lain sebagainya. Gambar diatas adalah salah satu anaknya yang masih sangat kecil dan butuh kasih sayang seorang Ayah. dan melihat anak-anaknya yang sedang bermain, hati saya terenyuh dan tidak bisa memb...

Setiap anak adalah Bintang

“Setiap anak adalah Bintang” Kehadiran seorang anak dilingkungan keluarga merupakan suatu anugerah yang tidak ternilai harganya, ia merupakan anugerah ajaib yang diberikan sang pencipta kepada kita.  Tidak bisa dipungkiri, bahwa anak memberi warna tersendiri dalam keluarga kita, kehadiran mereka memberikan arti  yang tidak bisa dibandingkan dengan apapun.  Kembali kepada ungkapan diatas, ungkapan diatas sangat sering kita dengar dilingkungan sekolah tempat anak-anak kita belajar dan itu diyakini oleh para guru. Sadar atau tidak, ungkapan diatas mampu memberikan rasa percaya diri yang lebih kepada anak baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Namun kadang kita sebagai orang tua kerap kali lupa bahwa setiap anak itu adalah bintang, kerap kali kita membanding-bandingkan anak yang satu dengan yang lainnya dan itu bisa menurunkan harga diri dan rasa percaya diri anak. Kadang kita membuat standar yang sama terhadap anak padahal mereka berbeda...

Rajutan Asmara

A - ku memang hanya masa lalumu yang sudah lama menghilang bersama waktu R - ajutan asmara yang sudah kurajut sedari dulu kini kembali terurai I - ngin rasanya aku kembali merajut asmara yang dulu pernah kita lalui A- ku, kamu, dan dunia menjadi saksi kisah asmara yang pernah kita bina N- amun kini, semua itu hanyalah kenangan yang entah kapan akan terulang S- elalu ada kenangan yang membuat hidup ini lebih berwarna I - tulah cinta, cinta yang membuatku gila karenamu L - ambat tapi pasti, aku berusaha menghapus semua  tentangmu dalam duniaku E - ntahlah, mungkin memang aku yang terlalu mendambakan cintamu N - amun, anganku hanyalah sebatas angan C - intamu sudah berpindah kelain hati E - ngkau tampak bahagia bersanding dengannya R - ajutan asmara ini biarlah kusimpan meski sudah terurai * Gue Bikin Puisi ini gara-gara ikutan Tantangan Master Teguh Puja

Malaikat Kecil

Beberapa menit sebelum keberangkatanku, Winda adikku yang paling kecil masih tertawa dengan lepas, bercanda dengan ponakan saya yang seumuran dengannya. Mereka berdua terlihat asik dengan kesibukan mereka, berlari kesana kemari, tertawa, kejar-kejaran. Wajah itu tampak begitu lugu dan penuh dengan kebahagiaan. Namun, semua kebahagiaan itu berupa menjadi kesedihan, saat malaikat kecilku ini melihat sebuah Bus besar yang akan membawaku ke negeri seberang. Dia menangis sejadi-jadinya saat menyadari bahwa sudah waktunya saya kembali ke rutinitas semula. Dia memelukku dengan erat seolah tidak ingin terpisah jauh dariku, tidak ada kata-kata yang keluar dari mulutnya, dia hanya menatapku dengan penuh harap agar saya bisa tetap tinggal dan bermain bersama dengannya seperti hari-hari sebelumnya. Winda, hari ini engkau belum banyak mengerti akan semua yang terjadi, namun suatu saat engkau akan menyadari bahwa kakak pergi untuk kembali. Jika memang sudah waktunya, kakak pasti akan kembali bera...

Cerita Mudik Lebaran 1432 H

26 Agustus 2011 Hari ini , saya akan melakukan mudik rutin, setiap tahun saya usahakan untuk bisa berkumpul dengan keluarga besar di kampung halaman nan jauh disana. Bus yang saya tumpangi akan membawa saya ke Jakarta. Purwokerto – Jakarta  tidaklah jauh, hanya memerlukan waktu kurang lebih 10 jam (tentunya itu kalo sedang tidak macet), tapi nampaknya kali ini perjalanan saya menuju Jakarta sedikit memerlukan tenaga ekstra, jam 06.45 pagi saya berangkat dari Purwokerto, dan baru tiba di Jakarta pukul 19.37.  Saya sengaja memilih untuk istirahat di Jakarta, sekalian bertemu dengan teman-teman zaman kuliah dahulu, setelah puas melepas rindu dengan teman-teman di asrama, saya kembali melanjutkan perjalanan menuju Bengkulu. 28 Agustus 2011 Jam di tangan menunjukkan pukul 05.07 pagi hari, saya segera mencari taxi dan langsung menuju terminal Kali Deres, di tiket yang saya beli tertulis bahwa seluruh penumpang harus sudah berkumpul sebelum jam 08.00. tentunya saya tidak ing...

Digaji Berapa?

Alhamdulillah, sore ini saya sudah kembali menikmati kemacetan kota Jakarta, meski merasakan kemacetan yang tak kunjung usai, namun saya tidak bisa memungkiri bahwa saya merindukan suasana macet seperti ini (halahhh bo’ong banget). Baiklah, kali ini saya akan bercerita tentang sebuah pertanyaan yang menurut saya sedikit mengusik kenyamanan saya. Yupzz sangat mengusik bahkan, belum 2 jam saya menginjakkan kaki di kota Jakarta ini, pertanyaan ini sudah berulang kali saya dengar. Bahkan sebelumnya memang sudah sangat sering diutarakan. digaji berapa ?” Gede nggak gajinya ? kalo gede gue mau juga dong ngajar disana. Pertanyaan diatas entah sudah berapa kali ditanyakan oleh beberapa orang teman yang satu fakultas dengan saya (fakultas pendidikan tentunya, bukan kedokteran :D). beberapa hari yang lalu saya pernah menuliskan bahwa menjadi guru itu harus dengan keihklasan, ikhlas bukan berarti nggak digaji, akan tetapi jika yang menjadi pertimbangan anda ingin mengajar han...